Aliansi 40 ormas Islam meminta pemerintah memberhentikan Grace Natalie dan Ade Armando dari jabatan komisaris di MIND ID dan PT PLN Nusantara Power pada Kamis (7/5/2026). Desakan ini muncul menyusul tuduhan penyebaran konten provokasi yang dinilai dapat memicu gesekan antarumat beragama di Indonesia.
Gelombang protes datang dari Aliansi Ormas Islam untuk Kerukunan Umat Beragama yang secara resmi meminta pemerintah melakukan evaluasi total terhadap posisi dewan komisaris di dua entitas besar plat merah. Sebanyak 40 organisasi kemasyarakatan tersebut mendesak pencopotan segera terhadap Ade Armando dan Grace Natalie dari jabatan mereka saat ini.
Ketua Umum PB Pemuda Al-Irsyad, Sami Muhamad Hilabi, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan respons atas tindakan kedua figur tersebut yang dianggap memicu keresahan publik. Menurutnya, penyebaran potongan konten ceramah mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), menjadi pemantik utama munculnya tuntutan ini.
Dalam keterangannya di Jakarta Selatan, Sami menegaskan bahwa penyebaran konten tersebut dikhawatirkan akan menciptakan benturan antarumat beragama. Aliansi menilai, sebagai pejabat di lingkungan perusahaan negara, tindakan yang bersifat provokatif tidak seharusnya dilakukan karena dapat merusak stabilitas kerukunan di tengah masyarakat.
"Meminta pemerintah mencopot dan memberhentikan Ade Armando, Grace Natalie dari posisinya sebagai Komisaris di BUMN, karena telah memprovokasi permusuhan masyarakat dengan sebarkan konten yang bisa menjadi penyebab terjadinya benturan antarumat beragama," ujar Sami Muhamad Hilabi saat memberikan pernyataan resmi kepada media.
Aliansi menilai bahwa integritas pejabat di anak perusahaan maupun holding BUMN harus sejalan dengan semangat menjaga persatuan. Oleh karena itu, keberadaan kedua tokoh tersebut di kursi pengawasan perusahaan negara dianggap sudah tidak lagi sejalan dengan kepentingan publik yang lebih luas.
Untuk diketahui, Ade Armando baru saja menduduki kursi Komisaris di PT PLN Nusantara Power (PLN NP) sejak 1 Juli 2025. PLN NP sendiri merupakan salah satu anak perusahaan strategis dari PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang pembangkitan listrik.
Di sisi lain, Grace Natalie telah lebih dulu menjabat sebagai Komisaris Independen di BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia atau MIND ID. Penunjukan Grace di holding yang membawahi berbagai perusahaan tambang besar di Indonesia tersebut dilakukan pada 10 Juni 2024 lalu.
Hingga berita ini diturunkan, desakan dari 40 ormas Islam tersebut telah menjadi perhatian publik mengingat posisi strategis yang ditempati oleh keduanya. Aliansi berharap pemerintah segera mengambil keputusan tegas guna memastikan kondusivitas sosial tetap terjaga di lingkungan kerja perusahaan milik negara.