PKB Maluku Luncurkan 5 Program Strategis 2026, dari Hari Fraksi hingga Pembinaan Mama Papalele

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 16:21:40 WIB
Ketua DPW PKB Maluku Basri Damis meluncurkan lima program strategis untuk tahun 2026 di Ambon.

AMBON — PKB Maluku memulai pemanasan mesin politik untuk Pemilu 2029 dengan merilis lima program strategis yang akan dijalankan sepanjang 2026. Ketua DPW PKB Maluku Basri Damis mengumumkan program tersebut di Ambon, Jumat (15/5/2026).

Basri menegaskan partainya tidak hanya berkonsentrasi pada kontestasi elektoral. “PKB harus terus bekerja dan hadir di tengah masyarakat untuk menjawab kebutuhan publik,” ujarnya.

Apa Saja Isi Lima Program Strategis PKB Maluku?

Program pertama adalah penetapan Hari Jumat sebagai Hari Fraksi PKB se-Maluku. Seluruh anggota fraksi diwajibkan berkantor di DPW maupun DPC setiap Jumat untuk mendengar dan menampung aspirasi masyarakat.

“Program ini diharapkan menjadi ruang terbuka bagi publik untuk menyampaikan keluhan maupun usulan secara langsung,” kata Basri.

Program kedua berupa penguatan dan penataan struktur Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) di seluruh wilayah Maluku. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput.

Ketiga, PKB Maluku mulai menyusun pemetaan dan penguatan zona pemenangan. Strategi berbasis wilayah dengan pendekatan terukur disiapkan untuk meningkatkan peluang kemenangan pada Pemilu 2029.

Pencalegan Dini dan Pembinaan Ekonomi Mama Papalele

Program keempat adalah pencalegan dini angkatan pertama. Basri berharap seluruh kader aktif turun ke masyarakat, memahami kebutuhan rakyat, serta membangun kedekatan emosional dengan pemilih sejak awal.

Program kelima menyasar penguatan ekonomi melalui pembinaan bagi mama-mama kepala keluarga, khususnya mama-mama papalele. “Supaya mereka bisa bertahan dalam menopang ekonomi keluarga,” jelas Basri.

Peluncuran lima program ini menjadi penegasan bahwa PKB Maluku ingin bergerak lebih cepat, sistematis, dan responsif terhadap dinamika sosial. Basri menyebut berbagai tantangan nasional seperti ekonomi, pendidikan, dan kesehatan menuntut peran aktif partai politik dalam memberikan solusi nyata.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: wartamaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top