AMBON — Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Maluku dan Maluku Utara memastikan ribuan liter minyak goreng Minyakkita akan didistribusikan ke sejumlah pasar di wilayah itu. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H yang jatuh pada 27 Mei 2026.
Total stok yang disiapkan mencapai 133 ribu liter minyak goreng. Dalam kegiatan pasar murah yang akan digelar mulai H-7 hingga H-3 Idul Adha, Minyakkita dijual dengan harga subsidi Rp 15.000 per liter. Selain minyak, Bulog juga menyediakan beras SPHP seharga Rp 60.000 per 5 kilogram.
Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Maluku-Maluku Utara, Rudy Sanawi Taher, menyebutkan pasar murah akan dipusatkan di Kota Ambon. Tiga lokasi utama yang disiapkan adalah Kantor Bulog Divre Maluku-Malut, Lapangan Pattimura Park, dan Pasar Mardika.
Untuk daerah kabupaten, Bulog menggandeng pemerintah daerah dan Kodim setempat. Lokasi yang biasa digunakan antara lain alun-alun kota atau balai desa. Warga juga bisa membeli langsung di gerai resmi Bulog yang tersebar di Kota Ambon dengan harga yang sama.
Rudy Sanawi Taher menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kelangkaan Minyakkita. Menurutnya, stok yang ada saat ini masih mencukupi dan akan terus ditambah untuk memastikan distribusi berjalan lancar. “Kami memastikan akses masyarakat terhadap bahan pokok, khususnya minyak goreng, tetap mudah dan terjangkau,” ujarnya di Ambon, Jumat (22/5/2026).
Distribusi Minyakkita diperkuat melalui jaringan SP2KP (Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok). Bulog menargetkan pasar-pasar utama yang menjadi pusat transaksi warga agar harga tetap stabil. Program pasar murah ini menjadi andalan Bulog setiap tahun untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang hari raya.
Dengan harga jual yang jauh di bawah harga pasar, warga diharapkan bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan lebih murah. Bulog juga membuka kerja sama dengan pemda dan aparat keamanan di kabupaten untuk memperluas jangkauan distribusi.