AMBON — Wali Kota Bodewin Melkias Wattimena menegaskan bahwa kerja sama antara Pemerintah Kota Ambon dan FST Unpatti harus segera berbuah program yang terukur dan berdampak langsung pada masyarakat. Arahan ini disampaikan langsung kepada para kepala OPD, terutama Dinas Pendidikan Kota Ambon, untuk menyusun langkah kolaborasi secara terarah.
Dalam sektor pendidikan, Wali Kota secara khusus meminta Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti perjanjian kerja sama dengan FST Unpatti. Ia menyebut, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari penguatan kapasitas tenaga pendidik.
"Dindik harus segera menindaklanjuti kerja sama ini. Kita membutuhkan dukungan perguruan tinggi untuk memperkuat kapasitas guru serta menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," ujar Wattimena.
Pemerintah kota mendorong penerapan sistem pembelajaran berbasis teknologi sebagai salah satu pilar utama dalam kerja sama ini. Dukungan dari fakultas sains dan teknologi diharapkan mampu menghadirkan metode dan alat ajar yang lebih modern bagi sekolah-sekolah di Ambon.
Wali Kota menekankan bahwa seluruh hasil audiensi harus diwujudkan dalam program kerja konkret. Instruksi ini menjadi sinyal tegas bagi birokrasi untuk bergerak cepat dan tidak terjebak dalam rutinitas administrasi semata.
"Kerja sama ini harus segera ditindaklanjuti. Tidak boleh hanya berhenti pada kesepakatan, tetapi harus menghasilkan program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat," tegasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Ambon memperkuat sinergi dengan institusi pendidikan tinggi di Maluku, khususnya dalam menjawab tantangan kualitas sumber daya manusia dan pengelolaan lingkungan di daerah.