Kapasitas Data Center Pertama Telkom di Batam Ludes Terjual, Gorilla Technology Jadi Salah Satu Penyewa

Penulis: Nurul Huda  •  Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:41:01 WIB
Kapasitas Data Center Telkom di Batam habis terisi, menandai permintaan tinggi layanan digital.

MALUKU — Kesepakatan dengan salah satu penyewa global, Gorilla Technology—perusahaan solusi AI, keamanan siber, dan analitik data asal London yang beroperasi di Asia, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika—menjadi pemicu utama keputusan ekspansi ini. Gorilla akan memanfaatkan kapasitas di NeutraDC Nxera Batam untuk menjalankan infrastruktur kecerdasan buatan dan layanan digital mereka di kawasan Asia.

Permintaan Melonjak, Ekspansi Disiapkan

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menyebutkan bahwa habisnya kapasitas BTM-1 menjadi bukti nyata keberhasilan transformasi perusahaan menuju penyedia infrastruktur digital. "Keberhasilan ini merupakan validasi atas langkah transformasi Telkom untuk membangun portofolio bisnis yang lebih fokus, kompetitif, dan mampu menciptakan nilai jangka panjang," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (5/6/2026).

Menurut Seno, meningkatnya kebutuhan cloud, AI, dan layanan digital di Asia Tenggara membuat infrastruktur digital menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi di masa depan. Kepercayaan dari mitra internasional seperti Gorilla, kata dia, menunjukkan Indonesia bisa memainkan peran lebih strategis dalam rantai nilai digital regional.

"Tingginya permintaan pasar terhadap BTM-1 juga menjadi sinyal positif bagi Telkom untuk melanjutkan pengembangan kapasitas berikutnya melalui BTM-2," tambah Seno.

Batam: Gerbang Digital yang Makin Strategis

Seno menilai Batam memiliki posisi kian penting sebagai gerbang konektivitas digital Indonesia yang menghubungkan pasar domestik dengan ekosistem digital regional. Penguatan data center di Batam, menurutnya, tak hanya memenuhi kebutuhan mitra saat ini, tetapi juga memperkuat kesiapan Indonesia menangkap peluang pertumbuhan ekonomi digital yang makin terintegrasi di tingkat kawasan.

"Melalui pengembangan digital infrastructure yang berkelas dunia, Telkom ingin memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga menjadi bagian penting dari pembangunan ekosistem digital regional," tegasnya.

Sementara itu, CEO NeutraDC Group Andreuw Th.A.F, menyambut antusias kehadiran Gorilla Technology dan mitra global lainnya. "Tingginya minat pasar terhadap data center kami di Batam menjadi validasi atas kesiapan infrastruktur, kualitas layanan, dan strategi pengembangan yang kami bangun bersama partner strategis," ujarnya.

Dampak Ekonomi untuk Batam

Pengembangan NeutraDC Nxera Batam tak hanya menjawab kebutuhan industri digital, tetapi juga diharapkan memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran data center diproyeksikan membuka lapangan pekerjaan baru, mendorong pertumbuhan talenta digital lokal, meningkatkan aktivitas ekonomi kawasan, serta memperkuat daya tarik Batam sebagai destinasi investasi teknologi dan digital.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: kabarbursa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top