MALUKU — Latihan yang digelar untuk persiapan menghadapi Mozambik itu diikuti oleh 24 pemain. Dua nama tambahan, Mitchell Baker dan Luke Vickery, ikut serta meski tak tercatat dalam skuad resmi yang dirilis PSSI. Namun, perhatian justru tertuju pada Hubner yang memilih bertahan di pinggir rumput.
Pemandangan berbeda terlihat dari bek berusia 20 tahun tersebut. Alih-alih berlatih intensif bersama pemain lain, Hubner terlihat hanya memantau jalannya latihan. Belum ada pernyataan resmi dari tim pelatih soal penyebab Hubner tak ikut serta dalam sesi penuh.
Situasi ini mirip dengan yang dialami Mees Hilgers. Bek FC Twente itu juga menjalani program latihan terpisah di area pinggir lapangan. Dua pemain yang diharapkan menjadi benteng kokoh Timnas Indonesia ini tampak belum siap tampil 100 persen.
Jika Hubner dan Hilgers benar-benar absen, pelatih Timnas Indonesia harus memutar otak. Lini pertahanan yang biasanya kokoh dengan duet mereka bisa menjadi titik lemah. Mozambik, dengan fisik pemain Afrika yang kuat, jelas akan memanfaatkan celah ini.
Kehadiran Mitchell Baker dan Luke Vickery dalam latihan bisa menjadi petunjuk. Keduanya mungkin disiapkan sebagai opsi darurat jika Hubner dan Hilgers tak bisa dimainkan. Namun, chemistry dan adaptasi menjadi tantangan besar dalam waktu singkat.
Yang jadi pertanyaan kini adalah: apakah Hubner hanya menjalani pemulihan ringan atau ada masalah cedera serius? Publik tentu menanti klarifikasi dari tim medis atau pelatih Shin Tae-yong. Laga melawan Mozambik bukan sekadar uji coba biasa—ini jadi tolak ukur kesiapan Timnas menatap agenda kompetitif berikutnya.
Dengan waktu persiapan yang mepet, kepastian soal kondisi Hubner dan Hilgers menjadi prioritas. Timnas Indonesia tak mau kehilangan dua pemain kuncinya hanya karena masalah yang seharusnya bisa diantisipasi lebih awal.