Google menyematkan sebuah menu diagnostik tersembunyi di perangkat Pixel yang bisa membantu pengguna mengidentifikasi dan bahkan memperbaiki sendiri masalah teknis tanpa perlu menghubungi layanan pelanggan. Fitur ini dirancang untuk menghemat waktu, terutama saat kerusakan terjadi di luar jam operasional atau ketika pengguna berada di lokasi yang sulit mengakses pusat servis.
Untuk mengakses fitur ini, pengguna cukup membuka aplikasi Telepon, lalu menekan tombol bintang-pagar-bintang (star-hash-star-hash) diikuti kode tertentu. Setelah itu, akan muncul menu tersembunyi yang berisi berbagai opsi tes perangkat keras.
Menu tersebut mencakup pengujian layar, sensor, baterai, kamera, konektivitas nirkabel, hingga komponen fisik seperti tombol volume dan speaker. Setiap tes berjalan secara otomatis dan memberikan hasil langsung—apakah komponen berfungsi normal atau perlu diperiksa lebih lanjut.
Salah satu tes yang paling berguna adalah diagnostik baterai. Pixel akan menampilkan kapasitas aktual baterai, siklus pengisian, serta suhu perangkat saat pengujian berlangsung. Informasi ini membantu pengguna mengetahui apakah baterai sudah mengalami degradasi atau masih dalam kondisi prima.
Untuk layar, fitur ini bisa menampilkan tes dead pixel, responsivitas sentuhan, dan keseragaman warna. Jika ada titik mati atau area yang tidak responsif, sistem akan menandainya dengan jelas. Hasil tes ini bisa menjadi bukti awal saat pengguna hendak mengajukan klaim garansi.
Menu diagnostik tersembunyi ini sebenarnya bukan fitur baru. Google telah menyematkannya sejak Pixel generasi pertama, namun tidak pernah dipromosikan secara gamblang. Sebagian besar pengguna baru mengetahui keberadaannya dari forum komunitas atau tutorial daring.
Dengan semakin banyaknya perangkat Pixel yang beredar di Indonesia—baik melalui jalur resmi maupun impor—fitur ini menjadi semakin relevan. Pengguna lokal kini bisa melakukan pengecekan awal sebelum memutuskan membawa ponsel ke tukang servis, yang seringkali memakan biaya dan waktu.
Selain tes mandiri, menu tersembunyi ini juga menyediakan tautan cepat ke layanan pelanggan Google. Pengguna bisa langsung menghubungi tim dukungan teknis melalui obrolan langsung atau panggilan telepon tanpa perlu mencari nomor kontak terlebih dahulu.
Bagi pengguna Pixel di Indonesia, fitur ini bisa menjadi solusi sementara ketika ponsel bermasalah di malam hari atau saat sedang bepergian. Meski tidak menggantikan perbaikan fisik, setidaknya diagnosa mandiri membantu mempersempit kemungkinan penyebab kerusakan.