AMBON — Pencarian delapan penumpang speedboat yang hilang setelah kapal tenggelam di Perairan Pulau Dai, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), belum membuahkan hasil hingga hari ketiga, Minggu (14/6/2026). Tim SAR gabungan kini mengerahkan Kapal Polisi KP XVI-2006 milik Ditpolairud Polda Maluku dari Pos SAR Saumlaki untuk memperluas area pencarian.
Kecelakaan bermula saat speedboat mengangkut sepuluh orang dari Desa Sinairusi menuju Tepa. Di tengah perjalanan, cuaca buruk menghantam kapal hingga tenggelam. Dua penumpang, Yakob Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42), berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju Desa Sinairusi dan melaporkan kejadian ke warga setempat.
Sejak saat itu, masyarakat bersama unsur terkait langsung melakukan pencarian. Namun, delapan korban lainnya belum juga ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Ambon menyebutkan, kondisi cuaca di lokasi pencarian masih berat. Hingga Minggu pagi, awan tebal menyelimuti perairan dengan kecepatan angin mencapai 16 hingga 32 knot dari arah tenggara hingga timur. Tinggi gelombang berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter.
Kapal kargo KM Teifelin yang sebelumnya membantu pencarian telah kembali ke Pelabuhan Tepa pada Sabtu (13/6/2026) malam sekitar pukul 00.00 WIT tanpa membawa hasil. Selanjutnya, masyarakat setempat akan melanjutkan pencarian menggunakan speedboat dan longboat sambil memantau perkembangan cuaca.
Operasi SAR hari ketiga melibatkan puluhan personel gabungan. Mereka berasal dari Kantor SAR Ambon, Pos SAR Saumlaki, Ditpolairud Polda Maluku, BPBD Kabupaten MBD, TNI, Polri, Syahbandar, tenaga medis, serta pemerintah kecamatan dan desa. Tokoh agama dan masyarakat setempat juga turun langsung membantu pencarian.
“Operasi pencarian akan terus dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan hingga seluruh korban berhasil ditemukan,” demikian keterangan resmi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Ambon.
Pengisian bahan bakar untuk armada pencarian juga telah dipersiapkan agar proses pencarian tidak terhambat. Koordinasi dengan Camat Babar Barat dan Kapolsek Tepa terus dilakukan untuk memastikan operasi berjalan maksimal.