LANGGUR — Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun menekankan bahwa tanpa data yang akurat, kebijakan pembangunan berisiko meleset dari kebutuhan riil masyarakat. Ia mendorong seluruh pelaku usaha dan warga untuk memberikan informasi yang jujur dan lengkap kepada petugas sensus.
“Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi merupakan investasi informasi yang sangat penting bagi masa depan daerah,” ujar Bupati Thaher dalam sambutannya di hadapan jajaran Forkopimda dan Kepala BPS Maluku Tenggara Freddy Abrahams.
Menurut Bupati, hasil sensus akan menjadi pijakan utama dalam menyusun program pembangunan, memperkuat sektor usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia menambahkan, pembangunan yang berhasil harus dibangun di atas data yang benar.
Pemerintah berharap sensus ini mampu memotret kondisi riil dunia usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat yang selama ini menjadi denyut nadi pembangunan di Maluku Tenggara. Data yang terkumpul akan digunakan untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berdaya saing.
Dalam momen pencanangan tersebut, pemerintah secara simbolis menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada para petugas sensus. Langkah ini menjadi bentuk perhatian terhadap perlindungan dan jaminan sosial bagi mereka yang akan bekerja langsung di lapangan.
Perlindungan itu diharapkan memberikan rasa aman dan dukungan moral, mengingat luasnya wilayah pendataan serta pentingnya akurasi informasi yang harus dihimpun. Bupati juga mengapresiasi BPS setempat yang telah mempersiapkan pelaksanaan sensus secara profesional.
Melalui sensus ini, pemerintah ingin memperoleh gambaran jelas mengenai kekuatan ekonomi daerah, potensi usaha yang berkembang, hingga tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Data tersebut akan menjadi bekal penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Pembangunan yang kuat tidak hanya lahir dari perencanaan yang baik, tetapi juga dari data yang akurat. Dan dari data itulah masa depan Maluku Tenggara akan dirancang,” tutup Bupati Thaher.
Bupati berharap seluruh petugas lapangan dapat menjalankan tugas dengan objektif dan penuh tanggung jawab. Ia mengajak masyarakat berpartisipasi aktif agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi di daerah kepulauan tersebut.