MALUKU — Dua puluh pelaku UMKM binaan Pertamina di Manado kini tak cuma diajari cara jualan lewat Instagram dan TikTok, tetapi juga dikenalkan pada skema pendanaan berbunga rendah. Pelatihan yang berlangsung di Kantor Pertamina Way Sales Area Manado itu menghadirkan materi mulai dari teknik pembuatan konten, penguatan merek, hingga simulasi pengajuan dana bergulir.
Materi promosi produk lewat media sosial dibawakan oleh Tim CSR & SMEPP Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Yoga Pratama. Peserta dibekali cara membangun identitas merek dan strategi menjangkau konsumen baru lewat platform digital. “Ini bukan sekadar teori. Mereka langsung praktik bikin konten yang bisa dipakai,” ujar Yoga.
Sesi berikutnya, peserta mendapat sosialisasi soal Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Sr. Officer I SMEPP PT Pertamina (Persero), Ferdy Saputra, memaparkan skema pembiayaan yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk ekspansi usaha. Tak hanya itu, Sales Branch Manager Sulutgo IV Gas, Ahmad Fernando, juga mengingatkan pentingnya penggunaan LPG yang aman dan efisien untuk menekan biaya operasional.
Sales Area Manager Sulutgo, Angga Yudiwinata Putra, menilai UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Namun, tanpa kemampuan digital dan akses modal, mereka sulit bersaing. “Lewat kegiatan ini, kami ingin membekali mitra binaan dengan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman, khususnya dalam pemasaran digital dan pengelolaan usaha,” kata Angga.
Ia menambahkan, pelatihan ini bagian dari upaya berkelanjutan Pertamina memperkuat kemandirian ekonomi pelaku usaha kecil. Peserta juga diajak diskusi interaktif untuk berbagi pengalaman dan tantangan di lapangan.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan program ini bukan sekadar seremonial. “Kami tidak hanya membantu lewat akses pembiayaan, tetapi juga peningkatan kapasitas. Harapannya, omzet naik dan dampak ekonomi meluas ke masyarakat sekitar,” ujar Lilik.
Menurutnya, kegiatan ini masuk dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang sejalan dengan target SDGs, terutama pengentasan kemiskinan dan penciptaan pekerjaan layak. Dengan bekal digital marketing dan akses ke PUMK, para pelaku UMKM di Manado diharapkan bisa memperluas pasar dan tak lagi terjebak dalam persaingan usaha yang stagnan.