Golkar Ambon Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Sekaligus Bagi Sembako, Targetkan Semua Kecamatan

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 16:04:31 WIB
Golkar Ambon menggelar nobar Piala Dunia 2026 sekaligus membagikan sembako di setiap kecamatan.

AMBON — Sepak bola dan aksi sosial berpadu dalam program terbaru yang digagas DPD II Partai Golkar Kota Ambon. Di bawah komando Pelaksana Tugas Ketua, Ely Toisutta, partai berlambang pohon beringin itu menyiapkan agenda nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang akan dihelat di setiap kecamatan.

Nobar dan Sembako untuk Warga

Ely Toisutta menyebut kegiatan ini tidak sekadar menonton pertandingan sepak bola. Pihaknya menyiapkan paket sembako yang akan dibagikan kepada warga yang hadir dalam setiap sesi nobar.

“Golkar Kota Ambon akan roadshow ke semua kecamatan untuk nonton bareng Piala Dunia sekaligus bage-bage hadiah sembako. Ini menjadi langkah awal kami untuk memanaskan mesin partai dan memperkuat kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Ely dalam keterangannya, Senin (17/3).

Mengapa Sepak Bola Jadi Pilihan?

Menurut Ely, sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan tanpa sekat. Momentum Piala Dunia 2026 dinilai tepat untuk menghadirkan ruang kebersamaan yang positif di tengah masyarakat.

“Sepak bola adalah bahasa persatuan. Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat dengan kegiatan yang meriah dan bermanfaat,” katanya.

Target Konsolidasi hingga Akar Rumput

Roadshow nobar ini juga menjadi strategi politik Golkar Ambon untuk menguatkan konsolidasi internal hingga tingkat akar rumput. Ely menegaskan bahwa kehadiran partai di tengah warga harus dirasakan langsung manfaatnya.

Program tersebut akan menyasar seluruh kecamatan di Kota Ambon secara bergilir. Jadwal pelaksanaan dan lokasi nobar akan diumumkan secara bertahap oleh pengurus partai di tingkat kecamatan masing-masing.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: porostimur.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top