AMBON — Rektor Universitas Pattimura Prof. Fredy Leiwakabessy secara resmi membuka pelaksanaan UTBK jalur mandiri di Kampus Unpatti Poka, Selasa. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa seleksi ini menjadi barometer penting dalam menentukan calon mahasiswa baru yang akan diterima di kampus tersebut.
"Karena itu, para peserta diharapkan dapat mengerjakan soal dengan baik sehingga memperoleh hasil yang maksimal," kata Fredy.
Dari total peserta, sebanyak 2.517 orang mengikuti ujian di Kampus Utama Unpatti Poka. Sisanya tersebar di empat lokasi PSDKU, yakni Kepulauan Aru sebanyak 186 orang, Maluku Barat Daya 140 orang, Tual 70 orang, dan Kepulauan Tanimbar 41 orang.
Pembagian lokasi ini menjadi strategi Unpatti untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di wilayah kepulauan Maluku. Sistem seleksi yang merata dan berstandar akademik ini diharapkan mampu menjaring calon mahasiswa dari daerah terpencil tanpa harus datang ke Ambon.
Rektor menjelaskan, pelaksanaan ujian dibagi dalam lima sesi untuk menjamin kelancaran proses seleksi. Setelah seluruh tahapan selesai, hasil ujian akan melalui proses pengolahan dan verifikasi oleh panitia.
"Direncanakan diumumkan pada tanggal 6 Juli. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan jujur dan penuh tanggung jawab," ujarnya.
Fredy menegaskan bahwa Unpatti berkomitmen menjaga pelaksanaan seleksi agar berlangsung secara transparan, objektif, dan akuntabel. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti ujian dengan penuh integritas.
Jalur mandiri ini menjadi salah satu kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mengakses pendidikan tinggi di Unpatti, terutama pada program studi yang masih membuka kuota penerimaan mahasiswa baru. Rektor berharap seleksi ini mampu menghasilkan mahasiswa baru yang berkualitas dan siap menempuh pendidikan tinggi.