TERNATE — PT PLN (Persero) terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi daerah dengan memastikan pasokan listrik di sektor pariwisata dan jasa berjalan optimal. Kali ini, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ternate melalui ULP Ternate Selatan melakukan pendekatan langsung ke Hotel Bela Ternate, hotel berbintang empat yang menjadi andalan akomodasi bagi pejabat pemerintah, pelaku usaha, dan wisatawan yang berkunjung ke Maluku Utara.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya bertugas sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai enabler pertumbuhan ekonomi daerah.
“PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Sektor pariwisata dan jasa seperti perhotelan memiliki peran penting dalam mendorong aktivitas ekonomi, sehingga keandalan listrik menjadi faktor kunci dalam mendukung kualitas layanan dan daya saing daerah,” ujarnya.
Dari hasil survei atau probing yang dilakukan PLN, tercatat profil pemakaian listrik Hotel Bela tergolong stabil dengan jam nyala tinggi, mencapai lebih dari 350 jam per bulan. Tingginya aktivitas operasional hotel mendorong PLN untuk melakukan kajian kebutuhan daya secara detail.
PLN menawarkan opsi optimalisasi daya hingga 690 kVA atau 725 kVA sesuai kebutuhan pelanggan. Langkah ini diambil agar operasional usaha perhotelan dapat berjalan tanpa hambatan, terutama di tengah meningkatnya arus wisatawan dan kegiatan pemerintahan di Ternate.
Selain aspek teknis kelistrikan, PLN juga memberikan edukasi kepada manajemen hotel mengenai pemanfaatan aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini memudahkan pelanggan dalam mengakses berbagai layanan seperti pembayaran listrik, pengajuan layanan baru, pengaduan gangguan, hingga pemantauan pasokan secara real-time.
Manager UP3 Ternate, Mufid Arianto, menyampaikan bahwa kegiatan probing ini juga menjadi ruang dialog antara PLN dan pihak hotel. Melalui forum tersebut, manajemen Hotel Bela dapat menyampaikan masukan terkait kualitas layanan serta kebutuhan penguatan pasokan listrik di sektor hospitality.
“Melalui kegiatan probing ini, kami memastikan kebutuhan daya pelanggan dapat diantisipasi lebih awal sehingga operasional usaha dapat berjalan optimal dan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Mufid.
PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan responsif, khususnya bagi pelanggan strategis di sektor pariwisata dan jasa. Langkah ini dinilai krusial mengingat sektor perhotelan menjadi salah satu penopang utama ekonomi di Kota Ternate dan Maluku Utara secara keseluruhan.
Dengan adanya jaminan pasokan listrik yang stabil, diharapkan kualitas layanan hotel dapat terus meningkat, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan dan pelaku usaha untuk berkunjung ke daerah tersebut.