AMBON — Polda Maluku melakukan rotasi besar-besaran dengan melantik lima pejabat baru di lingkungannya, termasuk Wakapolda Maluku dan Kapolresta Ambon. Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi untuk meningkatkan kinerja kepolisian di wilayah Maluku. Proses serah terima jabatan dilakukan dalam sebuah upacara resmi di Mapolda Maluku, Ambon.
Sejumlah posisi strategis kini diisi oleh wajah-wajah baru. Berikut daftar lengkap pejabat yang baru dilantik di lingkungan Polda Maluku:
Pergantian pejabat di tubuh Polda Maluku merupakan hal yang lumrah dalam organisasi Kepolisian. Mutasi ini bertujuan untuk memberikan penyegaran serta meningkatkan efektivitas tugas pokok kepolisian, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Maluku. Kapolda Maluku berharap para pejabat baru dapat segera beradaptasi dan bekerja optimal.
Pergantian Kapolresta Ambon menjadi perhatian utama warga Kota Ambon, mengingat peran strategisnya dalam menjaga keamanan di ibu kota provinsi. Warga berharap kehadiran Kombes Pol. Driyanto Andhi S. dapat membawa pendekatan baru dalam pelayanan publik dan penanganan kriminalitas. Sementara itu, di tingkat provinsi, Wakapolda yang baru diharapkan mampu mendukung Kapolda dalam mengawal stabilitas keamanan di seluruh Maluku.
Kombes Pol. Dr. M. Guntur bukanlah wajah asing di lingkungan Polda Maluku. Sebelum menjabat Wakapolda, ia sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Ambon. Pengalamannya memimpin kota Ambon dinilai cukup mumpuni untuk menduduki posisi nomor dua di kepolisian daerah Maluku.
Kombes Pol. Driyanto Andhi S. sebelumnya menjabat sebagai Dirpolairud Polda Maluku. Dengan latar belakang di bidang kepolisian perairan, ia diharapkan mampu membawa perspektif baru dalam pengamanan di wilayah pesisir dan laut Kota Ambon. Ia menggantikan Kombes Pol. Dr. M. Guntur yang kini naik jabatan menjadi Wakapolda.
Sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda di Ambon menyambut positif rotasi ini. Mereka berharap para pejabat baru dapat lebih dekat dengan warga dan responsif terhadap keluhan masyarakat. "Kami berharap Pak Kapolresta yang baru bisa melanjutkan program-program yang sudah baik dan memperbaiki yang masih kurang, terutama dalam pelayanan publik," ujar salah satu tokoh pemuda di Ambon.
Selain para pejabat yang berganti posisi, mutasi ini juga berdampak pada struktur organisasi di bawahnya. Setiap direktorat dan satuan kerja akan menyesuaikan dengan gaya kepemimpinan pejabat baru. Masyarakat umum, khususnya di Kota Ambon, akan merasakan dampak langsung dari perubahan kebijakan dan prioritas pengamanan yang diterapkan oleh Kapolresta yang baru.