AMBON — BKKBN Provinsi Maluku menggelar layanan Keluarga Berencana (KB) gratis bagi masyarakat Kota Ambon. Program ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026.
Dalam kegiatan tersebut, warga bisa memilih berbagai metode kontrasepsi tanpa dipungut biaya. Layanan yang disediakan mencakup KB suntik, pil, implan, hingga IUD (spiral).
Petugas medis dari BKKBN dan tenaga kesehatan setempat langsung melayani peserta di lokasi acara. Warga yang datang cukup membawa kartu identitas untuk mendaftar.
Perayaan Harganas tahun ini dimanfaatkan BKKBN untuk mendekatkan akses KB ke masyarakat perkotaan. Ambon menjadi salah satu titik utama karena kepadatan penduduk dan kebutuhan layanan kesehatan reproduksi yang tinggi.
Kepala BKKBN Maluku menyebutkan bahwa kegiatan serupa akan diperluas ke beberapa kecamatan di Ambon dalam waktu dekat. Targetnya, angka partisipasi KB aktif di kota ini bisa meningkat signifikan.
Sejak pagi, warga sudah berdatangan ke lokasi pelayanan. Beberapa peserta mengaku terbantu karena biaya konsultasi dan alat kontrasepsi biasanya cukup mahal di fasilitas kesehatan swasta.
“Saya sudah lama ingin pasang IUD tapi terkendala biaya. Sekarang gratis, jadi langsung daftar,” ujar seorang peserta yang enggan disebutkan namanya.
BKKBN mencatat puluhan warga telah dilayani pada hari pertama. Data peserta akan diintegrasikan ke sistem informasi keluarga nasional untuk pemantauan jangka panjang.
Program KB gratis ini tidak berhenti pada perayaan Harganas. BKKBN Maluku berencana menjadwalkan pelayanan serupa secara berkala di puskesmas dan posyandu di seluruh Kota Ambon.
Selain itu, sosialisasi tentang pentingnya jarak kelahiran dan kesehatan ibu juga akan digencarkan. Kerja sama dengan dinas kesehatan setempat sudah dijalin untuk memperkuat layanan di tingkat kelurahan.