Panen Raya Padi 40 Hektare di Waiasih, Maluku Tengah: BRMP Targetkan Penguatan Ketahanan Pangan

Penulis: Luqman Arif  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 02:17:01 WIB
Panen raya padi seluas 40 hektare di Waiasih, Maluku Tengah, menunjukkan produktivitas varietas unggul Inpari 43.

AMBON — Lahan seluas 40 hektare yang ditanami varietas unggul Inpari 43 di Negeri Administratif Waiasih menjadi saksi optimisme baru bagi sektor pertanian Maluku. Kepala BRMP Maluku, Gunawan, menyatakan hasil panen ini membuktikan sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani mampu menghasilkan produktivitas yang baik.

"Panen raya ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara pemerintah, penyuluh, dan petani mampu menghasilkan produksi yang baik. Kami berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas, menekan kehilangan hasil panen, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Maluku," kata Gunawan di Ambon, Senin.

Sentra Produksi dengan Lahan Baku 3.631 Hektare

Kecamatan Seram Utara Timur Kobi sendiri dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Maluku. Data dari BRMP mencatat luas baku sawah di wilayah ini mencapai 3.631 hektare, menjadikannya lumbung pangan potensial yang terus didorong produktivitasnya.

Pada kesempatan panen raya tersebut, Bupati Maluku Tengah menyerahkan langsung sejumlah bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian. Bantuan itu mencakup 10 unit combine harvester, 10 unit mesin perontok padi, satu unit vertical dryer padi berkapasitas 10 ton, satu unit vertical dryer jagung berkapasitas 6 ton, serta bantuan benih padi.

Optimisme Berkelanjutan: dari Waiasih ke Sentra Lain

Gunawan menekankan bahwa seluruh bantuan yang telah disalurkan harus dimanfaatkan secara optimal. Tujuannya bukan sekadar meningkatkan hasil produksi, tetapi juga menaikkan kesejahteraan petani di daerah tersebut.

Menurutnya, panen raya di Waiasih menjadi langkah awal yang memperkuat optimisme terhadap peningkatan produksi padi di Maluku. Ia berharap keberhasilan ini bisa menjadi contoh bagi sentra produksi padi lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas melalui penerapan teknologi budidaya, penggunaan benih unggul, serta pemanfaatan alsintan secara maksimal.

"BRMP Maluku akan terus memperkuat pendampingan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, penyuluh, serta kelompok tani agar peningkatan produksi padi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan di Provinsi Maluku," pungkas Gunawan.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top