LABUHA — Tim pencarian yang terdiri dari warga dan keluarga akhirnya menemukan jasad Alan Marsaoly, nelayan asal Desa Koititi yang dilaporkan hilang sejak dua hari lalu. Korban ditemukan mengapung di perairan antara Kecamatan Gane Barat dan Gane Barat Utara, Selasa pagi.
Kepala Desa Koititi Bunyamin Waisahua membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, jasad korban langsung dievakuasi ke kampung halaman untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.
“Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh warga Desa Koititi saat melakukan penyisiran di perairan Gane Barat Utara,” ujar Bunyamin dalam keterangannya, Selasa.
Alan Marsaoly berangkat melaut sendirian pada Minggu (28/6/2026) menggunakan perahu miliknya. Keluarga mulai khawatir setelah korban tak kunjung pulang hingga malam hari.
Pencarian awal yang dilakukan warga setempat membuahkan hasil berupa ditemukannya perahu korban dalam kondisi mengapung di tengah laut tanpa ada awak di dalamnya. Temuan itu memicu upaya penyisiran yang lebih luas di perairan sekitar.
Kepala Desa Bunyamin Waisahua menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhum. Ia juga mengapresiasi kerja keras warga dan Tim SAR yang terlibat dalam pencarian sejak laporan kehilangan diterima.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Terima kasih kepada seluruh warga dan Tim SAR yang telah bekerja keras membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih menjalani proses pemakaman di Desa Koititi. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai dugaan penyebab kematian nelayan tersebut.