Maroko Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti 3-2

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 15:44:01 WIB
Maroko memastikan tiket babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Belanda lewat adu penalti 3-2.

AMBON — Maroko menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah melewati laga sengit melawan Belanda. Pertandingan yang berlangsung di Stadion BBVA, Monterrey itu berakhir dengan skor imbang 1-1 sepanjang waktu normal dan perpanjangan waktu, sebelum akhirnya ditentukan melalui adu penalti.

Gol Penyeimbang di Menit Akhir Buyarkan Kemenangan Belanda

Belanda nyaris memastikan kemenangan lebih awal. Cody Gakpo membawa Oranje unggul pada menit ke-72 memanfaatkan umpan Crysencio Summerville. Keunggulan itu bertahan hingga injury time babak kedua.

Namun, Maroko bangkit. Issa Diop menjadi pahlawan setelah mencetak gol penyeimbang pada menit pertama masa tambahan waktu. Umpan Chemsdine Talbi disambut Diop untuk merobek gawang Bart Verbruggen. Skor 1-1 bertahan hingga 120 menit.

Adu Penalti: Tiga Eksekutor Belanda Gagal, Saibari Jadi Penentu

Dalam babak adu penalti, tekanan justru lebih berat di pundak pemain Belanda. Teun Koopmeiners sukses sebagai algojo pertama, namun Justin Kluivert, Quentin Timber, dan Crysencio Summerville gagal menuntaskan tugasnya. Tendangan Kluivert dan Summerville mampu ditepis kiper Yassine Bounou, sementara tembakan Timber membentur mistar.

Dari kubu Maroko, Neil El Aynaoui dan Achraf Hakimi juga gagal mencetak gol. Namun, Ismael Saibari yang menjadi penendang kelima sukses menaklukkan Verbruggen dan memastikan kemenangan 3-2.

Saibari, yang selalu mencetak gol di fase grup, kembali menjadi penentu kemenangan Singa Atlas.

Jalannya Pertandingan: Dominasi Fisik dan Peluang dari Bola Mati

Sejak awal, pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. Belanda mengandalkan duet Ryan Gravenberch dan Frenkie de Jong di lini tengah, sementara Maroko mengandalkan pressing ketat dan duel fisik. Maroko beberapa kali mengancam lewat situasi bola mati.

Menjelang turun minum, Micky van de Ven melepaskan tembakan keras yang masih bisa ditepis Bounou. Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama usai. Setelah jeda, Maroko tampil lebih agresif. Dua peluang melalui Ayyoub Bouaddi dan Achraf Hakimi bahkan membentur mistar gawang Belanda.

Belanda akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-72 lewat Gakpo, namun keunggulan itu tak bertahan lama. Di masa injury time, Diop menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Pada extra time, Maroko memiliki peluang emas melalui Sofiane Rahimi, namun Verbruggen tampil sigap. Skor 1-1 bertahan hingga adu penalti.

Susunan Pemain

Belanda (5-2-3): Bart Verbruggen; Denzel Dumfries, Virgil van Dijk, Nathan Aké (Teun Koopmeiners), Jan Paul van Hecke, Micky van de Ven (Jorrel Hato); Ryan Gravenberch (Quentin Timber), Frenkie de Jong (Marten de Roon); Cody Gakpo (Justin Kluivert), Brian Brobbey (Wout Weghorst), Crysencio Summerville. Pelatih: Ronald Koeman.

Maroko (4-2-3-1): Yassine Bounou; Achraf Hakimi, Noussair Mazraoui, Issa Diop, Chadi Riad (Annas Salah-Eddine); Ayyoub Bouaddi (Samir El Mourabet), Azzedine Ounahi (Sofiane Rahimi); Ismael Saibari, Bilal El Khannouss (Chemsdine Talbi), Neil El Aynaoui; Brahim Diaz (Gessime Yassine). Pelatih: Mohamed Ouahbi.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: radiodms.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top