MALUKU — Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan Pegadaian, Ismail Ilyas, mendorong para calon wisudawan untuk langsung mengadopsi kebiasaan finansial yang sehat begitu menerima penghasilan pertama. Ia menekankan bahwa kesuksesan jangka panjang tidak hanya bergantung pada nilai akademik, tetapi juga kecerdasan mengambil keputusan finansial.
“Prinsipnya adalah 'Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini'. Artinya, anak muda harus berani berinvestasi dan membangun perencanaan masa depan yang terukur serta berkelanjutan mulai dari sekarang,” ujar Ismail dalam paparannya.
Ia merinci langkah konkret yang bisa dilakukan: mengalokasikan dana darurat, menyusun skala prioritas, hingga memilih instrumen investasi yang aman. Menurutnya, literasi keuangan menjadi jangkar agar generasi muda tidak terjebak perilaku konsumtif.
Acara bertajuk "Inovasi Keuangan Digital dan Inklusi Keuangan: Peran Strategis Pegadaian dalam Pemberdayaan Masyarakat" ini dirancang sebagai ruang kolaborasi interaktif. Pegadaian menghadirkan perspektif industri langsung ke lingkungan akademik, menjembatani teori dengan praktik di dunia kerja.
Antusiasme peserta yang didominasi calon wisudawan dan wisudawati terlihat masif. Sepanjang acara berlangsung, tercatat lebih dari 1.000 peserta melakukan pengunduhan aplikasi Tring dan langsung membuka akun Tabungan Emas Pegadaian. Angka ini menjadi modal awal bagi para lulusan baru untuk memulai investasi pertama mereka sebelum memasuki dunia profesional.
Ismail menekankan bahwa dunia kerja akan terus bertransformasi seiring pesatnya perkembangan teknologi. Oleh karena itu, generasi muda wajib menjadi pembelajar sepanjang hayat yang adaptif dan bijak mengelola keuangan. Ia mengingatkan bahwa literasi keuangan bukan sekadar teori, melainkan kebutuhan praktis untuk bertahan di era persaingan ketat.
Pegadaian secara konsisten memperluas jangkauan edukasi dan inklusi keuangan melalui inovasi digital. Kolaborasi dengan Universitas Andalas menjadi bukti nyata bagaimana literasi dapat diintegrasikan langsung dengan aksi digital. Melalui program ini, Pegadaian berharap dapat mencetak generasi emas Indonesia yang tidak hanya adaptif secara teknologi, tetapi juga matang secara finansial.
Bersama Danantara, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk selalu hadir melayani sepenuh hati demi mengEMASkan Indonesia.