LANGGUR — Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Abdullah Asis Sangkala, resmi menutup perhelatan MTQ XXXI yang berlangsung di Kabupaten Maluku Tenggara pada Sabtu (28/6/2026). Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah provinsi, LPTQ, aparat keamanan, hingga tenaga kesehatan.
"Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Provinsi Maluku, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga pelaksanaan MTQ XXXI Provinsi Maluku berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses," ujar Abdullah.
Berdasarkan keputusan dewan hakim, Kota Tual keluar sebagai juara umum dengan torehan 409 poin. Kabupaten Maluku Tengah menyusul di posisi kedua dengan 389 poin. Maluku Tenggara sendiri mengumpulkan 218 poin untuk mengamankan tempat ketiga.
Capaian ini menjadi indikator keberhasilan pembinaan Al-Qur'an yang dilakukan secara berkelanjutan oleh pemerintah daerah bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ). Ketua LPTQ Kabupaten Maluku Tenggara yang juga Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Rasyid, mengungkapkan rasa syukur atas hasil tersebut.
Selama pelaksanaan MTQ, Kafilah Maluku Tenggara menyabet sejumlah prestasi di berbagai cabang. Tiga di antaranya juara pertama: Murottal Dewasa Putra, Hifzhil 5 Juz Putra, dan Tafsir Bahasa Indonesia Putra.
Selain itu, peserta juga meraih Juara II, Juara III, serta Juara Harapan pada cabang Tartil, Tilawah, Qiraat, Fahmil Qur'an, Syarhil Qur'an, Kaligrafi, Dekorasi, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an.
Menurut Rasyid, prestasi tersebut merupakan hasil pembinaan berjenjang dan berkesinambungan melalui sinergi antara Pemkab Maluku Tenggara, LPTQ, lembaga pendidikan keagamaan, para pelatih, pembina, serta dukungan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen terus meningkatkan kualitas pembinaan melalui penguatan peran LPTQ dan lembaga pendidikan keagamaan. Targetnya, semakin banyak qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, dan kaligrafer yang mampu mengharumkan nama daerah pada ajang MTQ tingkat nasional maupun internasional.
Abdullah Asis Sangkala menilai tema MTQ XXXI, Mewujudkan Generasi Qurani yang Berakhlak Mulia dan Berdaya Saing Par Malukumbai, sangat relevan menjawab tantangan pembangunan saat ini. Menurutnya, generasi Qurani adalah generasi yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dengan menjunjung tinggi kejujuran, toleransi, disiplin, dan tanggung jawab.