MALUKU — Pertandingan yang berlangsung di Stadion Lusail, Qatar, pada Senin (15/6) malam WIB itu menyajikan tempo tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Brasil yang diunggulkan tampil dominan dalam penguasaan bola, namun Norwegia beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat.
Momen paling dramatis terjadi di menit ke-34. Wasit menunjuk titik putih setelah bek Norwegia melanggar Vinicius Junior di kotak terlarang. Eksekusi Bruno Fernandes yang mengarah ke sisi kanan gawang berhasil ditebak kiper Norwegia, Orjan Nyland, yang terbang sempurna menepis bola.
Kegagalan itu membuat skuad Brasil frustrasi. Sebelumnya, mereka sudah membuang beberapa peluang lewat tembakan Richarlison yang masih melebar dan sundulan Marquinhos yang ditangkap Nyland.
Norwegia tak hanya bertahan. Tim asuhan Stale Solbakken nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-22 ketika Erling Haaland lolos dari jebakan offside, namun sepakan kakinya masih bisa dihalau kiper Brasil, Alisson Becker. Peluang lain datang dari tendangan bebas Martin Odegaard yang melambung tipis di atas mistar.
Statistik mencatat Brasil unggul 62 persen penguasaan bola dengan tujuh tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran. Norwegia melepaskan empat tembakan dengan satu on target.
Hasil imbang tanpa gol di babak pertama membuat segalanya masih mungkin terjadi. Brasil perlu meningkatkan efektivitas serangan jika ingin menghindari kejutan. Sementara Norwegia akan mengandalkan transisi cepat dan insting gol Haaland untuk mencuri kemenangan.
Pelatih Brasil, Tite, diprediksi akan melakukan perubahan strategi di babak kedua. Keputusan untuk memasukkan pemain seperti Antony atau Gabriel Jesus bisa menjadi kunci membuka pertahanan rapat Norwegia.