MALUKU — Kepulangan Arhan ke Liga 1 menjadi salah satu pergerakan bursa transfer yang paling dinanti. Pengalamannya di Jepang, Korea Selatan, dan Thailand diharapkan langsung menambah daya gedor lini belakang Macan Kemayoran.
Persija tak sekadar mendapatkan bek kiri bertipe agresif. Klub ibu kota juga mengamankan aset tak terduga: lemparan ke dalam jarak jauh khas Arhan yang kerap menjadi mimpi buruk bagi pertahanan lawan. Kemampuan ini beberapa kali menghasilkan peluang emas dan gol, baik di level klub maupun timnas.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menyebut kehadiran Arhan bukan sekadar menambah jumlah pemain. "Dia punya kualitas, pengalaman, dan mentalitas yang kami butuhkan. Persaingan sehat di skuad sangat penting agar setiap pemain terus berkembang," ujar Prapanca dalam pernyataan resmi klub.
Perjalanan karier Arhan cukup unik. Ia memulai langkah profesionalnya di PSIS Semarang, kemudian memutuskan menimba ilmu di luar negeri. Tokyo Verdy (Jepang), Suwon FC (Korea Selatan), dan Bangkok United (Thailand) menjadi tiga pemberhentian sebelum akhirnya memilih pulang.
Bek asal Blora itu mengakui momen ini terasa spesial. "Kembali ke Tanah Air, bertemu lagi dengan teman-teman lama, serta kembali bekerja bersama pelatih yang sudah saya kenal tentu menjadi sesuatu yang sangat berarti," kata Arhan.
Di level tim nasional, nama Arhan sudah tak asing lagi. Ia menjadi bagian dari skuad Garuda yang meraih medali emas SEA Games 2023, runner-up Piala AFF 2020, serta mencatat sejarah dengan lolos ke babak 16 besar Piala Asia AFC 2023. Terbaru, ia turut berjuang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pengalaman melawan tim-tim kuat Asia ini yang membuat Persija percaya diri merekrutnya. Arhan diyakini bisa langsung beradaptasi dengan tekanan kompetisi Liga 1 yang padat.
Arhan tak ingin berlama-lama beradaptasi. Ia langsung memasang target tinggi. "Saya siap bekerja keras, mengikuti arahan tim pelatih, dan memberikan kemampuan terbaik di setiap kesempatan. Saya berharap bisa bersama-sama meraih prestasi yang membanggakan bagi klub dan The Jakmania," tegasnya.
Dengan kontrak tiga musim, Persija tak hanya mendapatkan pemain untuk jangka pendek. Arhan menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub dalam membangun skuad yang kompetitif dan seimbang untuk menghadapi seluruh agenda musim 2026/2027.