London City Lionesses Gaet Alexia Putellas, Dua Kali Ballon d'Or, Kontrak Tiga Tahun

Penulis: Mustofa Kamal  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 00:23:31 WIB
Alexia Putellas resmi bergabung dengan London City Lionesses dengan kontrak tiga tahun.

MALUKU — Kepindahan Putellas ke London City menjadi salah satu transfer terbesar dalam sejarah sepak bola wanita. Pemain yang meninggalkan Barcelona setelah 14 tahun itu memilih klub promosi ke Women's Super League (WSL) ketimbang Boston Legacy, seperti dilaporkan BBC Sport pada bulan lalu.

Prestasi dan Alasan Pindah

Putellas mengoleksi 38 trofi bersama Barcelona, termasuk 10 gelar liga dan empat Liga Champions. Ia juga memenangkan Piala Dunia 2023 bersama Spanyol dan menjadi runner-up Euro 2025. "Ambisi klub dan komitmennya sebagai klub independen khusus wanita sangat sesuai dengan saya," ujar Putellas dalam pernyataan resmi.

Peran Kang dan Investasi Besar

Michele Kang, pemilik klub yang juga pendiri perusahaan investasi Kynisca, menyebut perekrutan ini sebagai pernyataan berani untuk masa depan sepak bola wanita. "Alexia adalah puncak bakat, dedikasi, dan visi. Keputusannya bergabung adalah dukungan kuat terhadap apa yang kami bangun," kata Kang. London City finis di posisi keenam pada musim debut mereka di WSL musim lalu.

Dampak untuk WSL dan Klub

Kehadiran Putellas diperkirakan mendongkrak jumlah penonton dan pendapatan komersial London City serta WSL secara keseluruhan. Klub menyebut pemain yang mencetak rekor 232 gol untuk Barcelona itu akan membimbing akademi muda melalui program pengembangan. "Ini bukan sekadar penandatanganan kontrak. Ini adalah pernyataan berani tentang masa depan olahraga ini," tambah Kang dalam panel diskusi di W Hotel New York.

Analisis: Kudeta Terbesar Kang

London City baru promosi ke WSL pada musim panas lalu, sementara Putellas baru saja kalah di final Euro 2025 dan Liga Champions. Perbedaan status itu justru menunjukkan skala pertumbuhan klub. Kang tidak hanya mengeluarkan dana untuk gaji tertinggi di klub, tapi juga untuk fasilitas latihan, staf, dan riset medis. Langkah ini memberi tekanan pada klub-klub papan atas WSL untuk waspada.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: bbc.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top