AMBON — Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Maluku Edi Setiawan mengatakan pembekalan terhadap personel Damkar bertujuan menyiapkan mereka sebagai pendamping anak-anak yang pada momentum hari pertama sekolah tidak dapat ditemani ayahnya karena berbagai kondisi. Kolaborasi ini, menurutnya, menjadi wujud nyata semangat Ayah Wajib Hadir di tengah masyarakat.
"Kehadiran figur ayah, termasuk melalui personel Damkar sebagai ayah pengganti, diharapkan dapat menumbuhkan rasa aman, keberanian, dan percaya diri anak saat memulai aktivitas belajar di sekolah," kata Edi di Ambon, Jumat.
Keterlibatan petugas pemadam kebakaran dalam program pengasuhan anak ini bukan tanpa alasan. Edi menjelaskan, sinergi lintas sektor ini sengaja dibangun untuk memperluas jangkauan edukasi mengenai pentingnya peran ayah dalam tumbuh kembang anak. Damkar dinilai memiliki citra positif dan kedekatan dengan masyarakat, sehingga pesan GATI bisa lebih mudah diterima.
Gerakan Ayah Mengantar Anak Hari Pertama Sekolah sendiri merupakan salah satu program unggulan dari GATI. Program ini mendorong keterlibatan aktif ayah, bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai figur yang hadir dalam pengasuhan, pendidikan, dan pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Edi menegaskan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah memberikan dampak positif terhadap perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak. Karena itu, BKKBN Maluku terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak agar pesan GATI dapat diterapkan secara nyata di tengah keluarga.
Selain menggandeng Damkar, BKKBN Maluku juga meningkatkan kapasitas Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Mereka menjadi ujung tombak pelaksanaan GATI di tingkat desa dan keluarga melalui kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB) dan Bina Keluarga Remaja (BKR).
Penguatan program GATI merupakan bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas sebagai fondasi menciptakan sumber daya manusia unggul. Edi berharap keterlibatan berbagai unsur, termasuk personel Damkar sebagai figur ayah pengganti, dapat memperkuat kesadaran masyarakat bahwa kehadiran ayah dalam kehidupan anak merupakan investasi penting bagi masa depan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.