Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal di Usia 25, Baru Tampil di Piala Dunia

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 01:09:31 WIB
Gelandang Jayden Adams meninggal dunia pada usia 25 tahun setelah tampil di Piala Dunia.

MALUKUMenteri Olahraga, Seni, dan Budaya Afrika Selatan, Gayton McKenzie, mengonfirmasi kabar ini melalui akun X resminya pada Sabtu (waktu setempat). Adams, yang memperkuat Bafana Bafana di dua laga pertama fase grup Piala Dunia melawan Meksiko dan Ceko, disebut baru saja kehilangan neneknya.

Bermain dengan Duka di Piala Dunia

McKenzie mengungkap fakta mengharukan di balik penampilan Adams di turnamen akbar tersebut. Gelandang serbabisa itu disebut bermain melawan Ceko hanya beberapa jam setelah mengetahui sang nenek meninggal dunia.

"Saya ingin mengimbau media dan publik untuk menahan diri, berbelas kasih, dan tidak berspekulasi," tulis McKenzie. Ia menambahkan bahwa penyebab kematian Adams belum dapat dipastikan.

Karier Cemerlang yang Terhenti Mendadak

Adams mengawali karier profesionalnya di Stellenbosch sebelum akhirnya bergabung dengan raksasa Liga Afrika Selatan, Mamelodi Sundowns, tahun lalu. Di klub barunya, ia langsung menjadi bagian penting tim yang sukses menjuarai Liga Champions Afrika (CAF Champions League) tahun ini.

Kontribusinya di level internasional juga monumental. Adams menjadi salah satu aktor kunci yang membawa Afrika Selatan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Ia menjadi starter di laga pembuka Grup A melawan Ceko sebelum ditarik keluar saat jeda.

Unggahan Terakhir Kurang dari 24 Jam Sebelum Kepergian

Publik dikejutkan dengan cepatnya kabar ini. Kurang dari 24 jam sebelum berita kematiannya dilaporkan, Adams masih mengunggah ulang foto dirinya bersama kekasihnya di Instagram. Ia juga tampak aktif di media sosial beberapa hari sebelumnya.

"Sepak bola Afrika Selatan kehilangan salah satu talenta mudanya yang paling cemerlang. Negeri ini berduka bersama keluarganya, rekan setimnya, dan jutaan pendukung," ucap McKenzie dalam pernyataan resminya.

Duka di Sepanjang Negeri

Kepergian Adams menyisakan duka mendalam di Afrika Selatan. Ia bukan hanya pemain biasa, melainkan simbol kebangkitan sepak bola Negeri Pelangi di panggung dunia. Tanpa penyebab pasti yang diumumkan, publik hanya bisa menanti keterangan lebih lanjut dari pihak keluarga atau otoritas terkait.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: fourfourtwo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top