BPJS Kesehatan Tetapkan Seram Bagian Timur sebagai Daerah UHC Prioritas, 133.465 Warga Tercover JKN

Penulis: Oman Sudirman  •  Senin, 13 Juli 2026 | 11:47:31 WIB
BPJS Kesehatan tetapkan Seram Bagian Timur sebagai daerah UHC Prioritas dengan 133.465 warga tercover JKN.

AMBON — Sebanyak 133.465 jiwa atau 92,57 persen dari total 144.172 penduduk Seram Bagian Timur tercatat sebagai peserta aktif JKN. Angka ini menjadi dasar penetapan status UHC Prioritas oleh BPJS Kesehatan Cabang Ambon, sekaligus menegaskan bahwa hampir seluruh warga kabupaten tersebut telah memiliki jaminan kesehatan.

Tak Ada Lagi Masa Tunggu bagi Peserta Baru

Salah satu keuntungan utama status UHC Prioritas adalah penghapusan masa tunggu. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Indira Azis Rumalutur, menjelaskan bahwa warga yang baru didaftarkan sebagai peserta JKN bisa langsung mengakses layanan kesehatan tanpa harus menunggu waktu tertentu.

"Peserta yang baru didaftarkan ke BPJS Kesehatan dapat langsung aktif tanpa masa tunggu sehingga masyarakat dapat segera memanfaatkan layanan kesehatan saat dibutuhkan," ujar Indira di Ambon, Minggu.

Komitmen Pemda: Instruksi Presiden Jadi Acuan

Capaian ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur. Indira menambahkan, penetapan status UHC Prioritas merupakan bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menyukseskan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Menurut data BPJS Kesehatan, total penduduk Seram Bagian Timur mencapai 144.172 jiwa. Dari jumlah tersebut, seluruhnya telah terdaftar sebagai peserta JKN, dengan tingkat keaktifan mencapai 92,57 persen.

Bupati: Ini Motivasi untuk Perluas Akses Layanan

Bupati Seram Bagian Timur, Fachri Husni Alkatiri, menyambut baik pencapaian ini. Ia menyebut status UHC Prioritas menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah untuk memastikan hak pelayanan kesehatan yang setara bagi seluruh masyarakat.

"Saya sangat bersyukur Kabupaten Seram Bagian Timur telah mencapai UHC Prioritas. Terima kasih kepada BPJS Kesehatan dan seluruh mitra fasilitas kesehatan yang telah mendukung sehingga Program JKN dapat berjalan dengan baik," kata Fachri.

Kolaborasi dengan Faskes Jadi Kunci Keberlanjutan

Ke depan, BPJS Kesehatan akan terus berkolaborasi dengan fasilitas kesehatan di Seram Bagian Timur. Indira menekankan bahwa status UHC Prioritas bukanlah akhir, melainkan tantangan untuk memastikan aksesibilitas layanan kesehatan tetap terjaga.

"Status UHC Prioritas menjadi tantangan bagi kita semua untuk memastikan aksesibilitas layanan kesehatan di Kabupaten Seram Bagian Timur. BPJS Kesehatan akan terus berkolaborasi dengan fasilitas kesehatan guna memberikan kemudahan akses bagi peserta JKN," tegasnya.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top