AMBON — Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto menyatakan pengamanan kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Kepulauan Tanimbar sudah maksimal. Proyek gas bumi Blok Masela disebutnya bukan sekadar agenda kenegaraan, melainkan momentum strategis untuk ketahanan energi nasional dan kepercayaan investor.
“Peletakan batu pertama PSN Blok Masela bukan sekadar agenda kenegaraan, tetapi menjadi momentum strategis yang akan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap Indonesia,” kata Kapolda, Selasa (14/7/2026).
Polda Maluku menerapkan pengamanan berlapis yang didukung deteksi dini dan pemetaan potensi kerawanan. Koordinasi dengan TNI, Paspampres, pemerintah daerah, SKK Migas, dan PT INPEX Masela Ltd juga diperkuat.
Seluruh personel yang terlibat telah mendapat arahan untuk bertugas secara profesional, responsif, dan humanis sesuai standar pengamanan VVIP. “Keamanan merupakan fondasi utama investasi. Ketika situasi kamtibmas terjaga, pembangunan dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Dadang.
Sehari sebelum agenda, Kapolda bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dodi Triwinarto, dan Forkopimda Maluku meninjau lokasi proyek di Site Shelter PT INPEX Masela Ltd. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan VVIP, sarana pendukung, dan koordinasi lintas instansi.
Rombongan memeriksa area utama groundbreaking, panggung VVIP, jalur kedatangan dan kepulangan Presiden, fasilitas kesehatan, pusat media, jalur evakuasi, area parkir, hingga pengamanan objek vital. Akses menuju lokasi, sistem komunikasi, dan layanan kesehatan juga dievaluasi.
PSN Blok Masela merupakan proyek pengembangan gas bumi nasional yang diproyeksikan memperkuat ketahanan energi Indonesia. Proyek ini diharapkan mendorong masuknya investasi dan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Provinsi Maluku serta kawasan timur Indonesia.
Hasil evaluasi di lapangan akan menjadi dasar penyempurnaan seluruh persiapan menjelang kedatangan Presiden. Polda Maluku memastikan setiap potensi kerawanan telah diantisipasi sejak dini.