Polda Maluku Gelar Turnamen E-Sport Kapolda Cup, 13 Tim Berebut Tiket ke Kapolri Cup 2026 di Jakarta

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 20:27:01 WIB
Polda Maluku membuka Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026 di Gedung Presisi, Ambon, sebagai seleksi menuju Kapolri Cup 2026 di Jakarta.

AMBON — Polda Maluku resmi menggelar Turnamen E-Sport Mobile Legends Bang-Bang Kapolda Cup Road to Kapolri Cup 2026 yang berlangsung selama dua hari, 14–15 Juli 2026, di Gedung Presisi Polda Maluku. Ajang ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus seleksi menuju Kapolri Cup 2026 di SMESCO Jakarta.

Pembukaan turnamen dihadiri Irwasda Polda Maluku Kombes Pol. I Made Sunarta, para pejabat utama Polda Maluku, perwakilan Kabinda Maluku, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Maluku, KONI, serta Pengurus ESI Provinsi Maluku dan Kota Ambon.

Seleksi Berjenjang dari 80 Tim di Tingkat Polres

Ketua panitia melaporkan bahwa turnamen tingkat Polda ini merupakan puncak dari proses seleksi berjenjang yang sebelumnya digelar di seluruh Polres jajaran Polda Maluku. Pada tahap awal, sebanyak 80 tim mendaftar di Turnamen Kapolres Cup, namun setelah verifikasi administrasi, 77 tim dinyatakan memenuhi syarat untuk bertanding.

Para peserta berasal dari sembilan wilayah, dengan kontingen terbesar dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease yang mengirimkan 35 tim. Disusul Polres Maluku Barat Daya dan Polres Tual masing-masing delapan tim, serta Polres Pulau Buru enam tim. Sementara Polres Buru Selatan dan Polres Maluku Tenggara tidak menggelar turnamen tingkat Polres.

Dari hasil seleksi tersebut, 13 tim terbaik dari enam satuan kewilayahan berhak melaju ke Kapolda Cup. Rinciannya, tiga tim dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, tiga tim dari Polres Seram Bagian Barat, tiga tim dari Polres Tual, dua tim dari Polres Maluku Barat Daya, serta masing-masing satu tim dari Polres Seram Bagian Timur dan Polres Pulau Buru.

Hadiah Rp30 Juta dan Target Juara di Kapolri Cup

Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp30 juta, dengan rincian Rp15 juta untuk juara pertama, Rp10 juta untuk juara kedua, dan Rp5 juta untuk juara ketiga. Tim terbaik akan mewakili Polda Maluku pada Kapolri Cup 2026 di Jakarta bersama perwakilan dari 35 Polda se-Indonesia yang memperebutkan total hadiah Rp500 juta.

Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Arif Budiman menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga elektronik, melainkan bentuk komitmen Polri dalam membina generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. "Turnamen Kapolda Cup ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pembinaan talenta digital sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, khususnya pelajar dan generasi muda," ujarnya dalam sambutan.

Pesan Wakapolda: Jangan Salahgunakan Teknologi

Brigjen Pol. Arif Budiman mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kejujuran selama bertanding. Ia juga meminta generasi muda tidak menyalahgunakan kemajuan teknologi untuk aktivitas melanggar hukum seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perjudian online, hingga penyalahgunaan narkoba.

"Jadilah generasi yang cerdas, berintegritas, dan mampu menjadi pelopor keamanan di lingkungan masing-masing," tegasnya. Wakapolda juga meminta dewan juri dan panitia menjaga profesionalisme, objektivitas, dan transparansi agar kompetisi benar-benar menghasilkan atlet-atlet terbaik yang siap membawa nama baik Maluku di tingkat nasional.

Seluruh peserta turnamen berusia 16 hingga 22 tahun dan berdomisili sesuai wilayah masing-masing. Total peserta, official pendamping, dan dewan juri yang hadir mencapai 79 orang.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: papuanewsonline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top