TANIMBAR — Pemerintah Provinsi Maluku bersama jajaran Forkopimda meninjau langsung kesiapan akhir lokasi groundbreaking Blok Masela di Desa Lermatang, Rabu (15/7/2026). Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengonfirmasi bahwa seluruh infrastruktur pendukung dan kebutuhan seremonial telah rampung hampir seluruhnya.
“Secara fisik, progres pembangunan infrastruktur pendukung dan seluruh kebutuhan seremoni telah mencapai 90 persen. Masih ada waktu sekitar 24 jam untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan minor sehingga pada saat pelaksanaan nanti seluruh persiapan dapat rampung 100 persen,” ujar Gubernur.
Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, memastikan aspek pengamanan dan infrastruktur telah dipersiapkan secara menyeluruh. Pihaknya telah menyiapkan dua alternatif rute perjalanan Presiden menuju lokasi di Desa Lermatang.
Alternatif pertama melalui jalur darat dari bandara sejauh sekitar 27 kilometer. Sementara alternatif kedua menggunakan helikopter dengan helipad yang telah disiapkan di kawasan acara. “Seluruh personel bekerja maksimal dengan sistem yang terintegrasi, didukung penuh oleh Forkopimda, sehingga pengamanan dapat berjalan optimal,” kata Pangdam.
Gubernur menjelaskan bahwa panitia penyelenggara optimistis seluruh fasilitas dan aspek teknis akan selesai tepat waktu. Hal itu didukung oleh koordinasi yang solid antara event organizer, kontraktor, dan seluruh pihak terkait di lapangan.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Momentum ini menjadi langkah penting bagi masa depan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kawasan,” tambah Hendrik Lewerissa.
Gubernur mengajak seluruh masyarakat Maluku, khususnya warga Kepulauan Tanimbar, untuk memberikan dukungan dan doa agar acara groundbreaking berlangsung aman, lancar, dan sukses. Ia juga menyampaikan harapan agar Presiden RI senantiasa diberikan kesehatan sehingga dapat menghadiri langsung acara bersejarah tersebut.
“Kehadiran Bapak Presiden sangat dinantikan oleh seluruh masyarakat Maluku, khususnya masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ujarnya.
Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya Pemprov Maluku bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan groundbreaking Lapangan Abadi Blok Masela berjalan sukses. Proyek ini menjadi tonggak awal percepatan investasi strategis nasional di Maluku.