AMBON — Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akhirnya memiliki Sekretaris Daerah definitif setelah melalui proses seleksi terbuka yang berlangsung selama lebih dari tiga bulan. Wali Kota Bodewin M. Wattimena mengumumkan langsung nama pemenangnya dalam konferensi pers di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon.
Wattimena menjelaskan bahwa seleksi dimulai sejak 2 April 2026 dengan tahapan administrasi, penilaian oleh Panitia Seleksi (Pansel), dan uji kompetensi yang melibatkan asesor dari Kemendagri. Dari seluruh proses itu, tiga nama dinyatakan memenuhi syarat dan direkomendasikan: Apris Gaspersz, Steven Dominggus, dan Robert Sapulette.
"Dari seluruh tahapan tersebut, terdapat tiga nama yang dinyatakan memenuhi syarat dan direkomendasikan, yakni Apris Gaspersz, Steven Dominggus, dan Robert Sapulette," kata Wattimena dalam konferensi pers yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Ely Toisutta, Plt Sekda Robert Sapulette, dan Kepala BKPSDM Steven Dominggus.
Wali Kota menegaskan bahwa ketiga kandidat merupakan aparatur sipil negara yang memiliki kapasitas untuk menduduki jabatan tersebut. Namun, Robert Sapulette dinilai paling unggul dalam aspek kompetensi dan integritas selama proses penilaian.
Robert sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kota Ambon. Dengan penetapan ini, statusnya kini definitif dan akan memimpin birokrasi di ibu kota Provinsi Maluku tersebut.
Acara pengumuman berlangsung tertutup untuk publik namun dihadiri oleh jajaran pejabat penting Pemkot Ambon. Selain Wali Kota dan Wakil Wali Kota, hadir pula Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Ronald Lekransy, serta Plt Kabag Protokol H. Risakota.
Belum ada pernyataan resmi dari Robert Sapulette mengenai program prioritas yang akan ia jalankan sebagai Sekda definitif. Namun, publik Ambon menantikan langkah konkretnya dalam mempercepat pelayanan administrasi dan pembangunan daerah.