Toko Buku dan Perpustakaan Asyik di Maluku: 7 Tempat Baca yang Wajib Dikunjungi untuk Koleksi Buku Langka hingga Ruang Diskusi

Penulis: Nurul Huda  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 18:49:31 WIB
Seorang pengunjung membaca buku di area baca Perpustakaan Provinsi Maluku, Jalan Pattimura, Ambon.

Ambon bukan cuma soal musik dan gemuruh suara gong. Di sela-sela hiruk pikuk pusat kota, ada beberapa sudut yang menyediakan ruang hening untuk membaca. Bagi warga lokal yang mencari referensi tugas akhir, atau wisatawan yang ingin mengisi waktu senggang di tengah perjalanan, tempat-tempat ini bisa jadi oase.

Artikel ini tidak menyertakan harga tiket atau jam buka pasti karena data terus berubah. Sebelum berkunjung, ada baiknya menghubungi pengelola atau cek media sosial mereka untuk informasi terkini. Berikut tujuh tempat yang sudah terverifikasi keberadaannya secara umum di Maluku.

1. Perpustakaan Provinsi Maluku

Berlokasi di pusat Kota Ambon, tepatnya di Jalan Pattimura, perpustakaan ini menjadi rujukan utama bagi pelajar dan peneliti. Koleksinya mencakup buku-buku terbitan lokal, laporan pemerintah, dan beberapa manuskrip tua tentang sejarah Maluku.

Suasananya tenang, cocok untuk membaca serius atau mengerjakan tugas. Tersedia area baca umum dan ruang referensi yang tidak boleh membawa tas besar. Disarankan datang pagi hari untuk mendapatkan tempat duduk yang nyaman.

2. Taman Baca Masyarakat (TBM) Larvul Ngabal

TBM ini berada di kawasan Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, sekitar 30 menit dari pusat Ambon. Berbeda dengan perpustakaan formal, tempat ini lebih hidup dengan kegiatan diskusi dan pelatihan literasi untuk anak-anak dan remaja.

Koleksinya tidak sebanyak perpustakaan provinsi, tapi unggul dalam buku-buku cerita anak dan majalah bekas. Pengunjung bisa ikut serta dalam acara baca puisi atau kelas menulis yang diadakan rutin setiap akhir pekan.

3. Toko Buku Togamas Ambon

Salah satu jaringan toko buku nasional yang ada di Maluku. Berlokasi di Maluku City Mall (MCM), lantai dasar. Tempat ini ramai dikunjungi pelajar yang mencari buku pelajaran, novel populer, dan alat tulis.

Keunggulannya adalah ketersediaan stok yang cukup lengkap untuk buku-buku terbitan terbaru. Cocok untuk wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh bacaan ringan. Namun, untuk buku-buku langka atau terbitan independen, mungkin perlu mencari di tempat lain.

4. Perpustakaan Universitas Pattimura

Terletak di kampus Poka, perpustakaan ini buka untuk umum dengan syarat mendaftar sebagai pengunjung. Koleksinya sangat akademis, dengan banyak jurnal ilmiah, skripsi, dan disertasi.

Bagi mahasiswa atau peneliti yang butuh data spesifik tentang Maluku, inilah tempatnya. Suasananya hening dan teratur. Tersedia layanan fotokopi dan akses internet. Pastikan membawa kartu identitas untuk registrasi.

5. Pojok Baca di Benteng Victoria

Bukan perpustakaan resmi, tapi di kompleks Benteng Victoria, Ambon, ada sudut kecil yang menyediakan buku-buku sejarah dan budaya Maluku. Tempat ini dikelola oleh komunitas pegiat sejarah setempat.

Pengunjung bisa membaca sambil menikmati pemandangan laut dari atas benteng. Koleksinya terbatas, tapi unik: kebanyakan buku bekas sumbangan kolektor. Tidak ada biaya masuk, tapi pengunjung diharapkan menjaga ketenangan.

6. Ruang Baca Komunitas Literasi Maluku (KLM)

Komunitas ini sering menggelar acara baca di ruang publik, seperti di Taman Merdeka atau Lapangan Merdeka. Mereka membawa kotak-kotak buku pinjaman yang bisa dibaca di tempat.

Jadwalnya tidak tetap, biasanya diumumkan lewat Instagram. Ini tempat yang asyik untuk bertemu dengan pegiat literasi muda Maluku. Buku yang tersedia kebanyakan novel, komik, dan buku motivasi.

7. Toko Buku Bekas di Pasar Mardika

Di lantai atas Pasar Mardika, Ambon, ada beberapa lapak yang menjual buku bekas. Koleksinya campur aduk: dari novel lawas, buku pelajaran, hingga majalah tempo dulu.

Harganya bervariasi, tergantung kondisi dan kelangkaan. Ini surga bagi pemburu buku langka dengan budget terbatas. Namun, kondisi buku tidak selalu prima — ada yang halaman sobek atau sampul lusuh. Cocok untuk yang suka berburu harta karun bacaan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apakah perpustakaan di Ambon buka setiap hari?
Sebagian besar perpustakaan umum buka Senin sampai Jumat, dengan jam operasional pagi hingga sore. Beberapa tempat seperti TBM atau pojok baca komunitas hanya buka pada hari tertentu. Cek akun Instagram atau Facebook mereka sebelum datang.

2. Di mana bisa menemukan buku tentang sejarah Maluku?
Perpustakaan Provinsi Maluku dan Perpustakaan Universitas Pattimura punya koleksi paling lengkap. Toko buku bekas di Pasar Mardika juga kadang menjual buku sejarah edisi lama.

3. Apakah ada tempat baca yang ramah anak di Ambon?
TBM Larvul Ngabal di Tulehu sangat ramah anak. Mereka punya koleksi buku cerita dan sering mengadakan kegiatan mewarnai atau mendongeng.

4. Bisakah wisatawan meminjam buku di perpustakaan umum?
Biasanya, peminjaman hanya untuk anggota yang terdaftar. Wisatawan bisa membaca di tempat atau menggunakan fasilitas ruang baca tanpa biaya.

5. Apakah ada toko buku yang menjual novel terbaru di Ambon?
Togamas di Maluku City Mall punya stok novel terbaru yang cukup lengkap. Untuk novel indie atau terbitan kecil, mungkin perlu mencari di toko buku bekas atau komunitas.

Maluku tidak kekurangan tempat untuk membaca. Dari perpustakaan resmi hingga lapak buku bekas, setiap lokasi punya karakter dan koleksi yang berbeda. Yang terpenting adalah datang dengan kesiapan untuk menyesuaikan diri dengan jam operasional yang kadang tidak terduga. Bawa buku sendiri sebagai cadangan, dan jangan ragu bertanya pada pengelola atau komunitas setempat.

Reporter: Nurul Huda
Back to top