Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku menggelar pameran layanan dan edukasi lalu lintas di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, untuk memperingati HUT Ke-71 Lalu Lintas Polri. Kegiatan yang dibuka sejak pukul 07.00 WIT itu menyediakan layanan perpanjangan TNKB, pembuatan SIM gratis, hingga pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat. Ditlantas menyebut pameran menjadi ruang interaksi langsung antara personel dan warga untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas.
AMBON — Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku menggelar pameran layanan dan edukasi lalu lintas di Lapangan Merdeka, Kota Ambon. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-71 Lalu Lintas Polri. Pameran dibuka untuk umum sejak pukul 07.00 WIT.
Masyarakat yang hadir bisa berinteraksi langsung dengan personel Ditlantas untuk memperoleh informasi mengenai tata tertib berlalu lintas. Berbagai layanan kepolisian juga tersedia di lokasi.
Ditlantas Polda Maluku menyediakan layanan perpanjangan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) gratis. Layanan itu menjadi bagian dari rangkaian HUT Lalu Lintas.
Pemeriksaan kesehatan gratis juga disediakan bagi masyarakat yang datang. Pengunjung turut diperkenalkan dengan kendaraan dinas lalu lintas yang digunakan dalam pelaksanaan tugas pelayanan, pengaturan, pengamanan, dan penegakan hukum lalu lintas.
“Pameran ini bukan sekadar kegiatan memperingati HUT Lalu Lintas, tetapi menjadi ruang bagi kami untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat mendapatkan edukasi tentang tertib berlalu lintas sekaligus mengetahui berbagai pelayanan yang diberikan Polri,” kata Dirlantas Polda Maluku Kombes Pol Dedy Eka Jaya Helmi, di Ambon, Minggu.
Menurut Dedy, edukasi keselamatan berlalu lintas perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan pendekatan yang komunikatif dan mudah diterima masyarakat. Menurut dia, kepatuhan terhadap aturan harus berjalan seiring kesadaran seluruh pengguna jalan.
“Keselamatan di jalan membutuhkan kepatuhan terhadap aturan sekaligus kesadaran dari seluruh pengguna jalan,” ujarnya.
Ia menilai budaya tertib berlalu lintas perlu dibangun melalui kesadaran masyarakat, tidak hanya lewat penegakan aturan. Ruang interaksi seperti pameran dinilai penting untuk menyampaikan pesan keselamatan secara langsung.
“Ketertiban berlalu lintas harus tumbuh dari kesadaran untuk melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Karena itu, ruang interaksi seperti pameran ini penting untuk menyampaikan pesan keselamatan secara langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Maluku menyampaikan sejumlah pesan keselamatan kepada masyarakat. Pesan itu mencakup pentingnya mematuhi rambu dan marka jalan, melengkapi dokumen berkendara, serta memperhatikan keselamatan seluruh pengguna jalan.
Kegiatan pameran dalam rangka HUT Ke-71 Lalu Lintas Polri tahun 2026 tersebut berlangsung aman dan lancar.