Dua Siswi SMP Kalam Kudus Ambon Wakili Maluku di OPSI Nasional Bidang IPS

Penulis: Nurul Huda  •  Selasa, 22 September 2026 | 10:04:07 WIB
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menerima dua siswi SMP Kalam Kudus Ambon, Evania Titioka dan Nia Tappangan, di Ambon, Senin (21/9).

Dua siswi SMP Kalam Kudus Ambon, Evania Titioka dan Nia Tappangan, terpilih mewakili Provinsi Maluku pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat SMP bidang Ilmu Pengetahuan Sosial. Keduanya akan bertanding di Jakarta pada 24-30 September 2026 setelah lolos seleksi yang digelar Pusat Prestasi Nasional. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meminta mereka menjaga disiplin selama persiapan.

AMBON — Keikutsertaan Evania dan Nia berawal dari seleksi penelitian tingkat nasional yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional. Keduanya sebelumnya terpilih sebagai wakil Kota Ambon sebelum akhirnya ditetapkan sebagai utusan Provinsi Maluku.

OPSI sendiri merupakan ajang kompetisi penelitian bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan inovasi di berbagai bidang ilmu. Bidang IPS menjadi jalur yang ditempuh kedua siswi tersebut.

Gubernur Minta Persiapan Matang Jelang Berlaga di Jakarta

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menerima keduanya di Ambon, Senin (21/9). Ia menekankan pentingnya disiplin sebagai modal utama menghadapi kompetisi tingkat nasional.

"Kalian harus disiplin, baik dalam belajar, mengatur waktu maupun menjaga kesehatan dan istirahat. Semua itu penting agar dapat fokus mengikuti kompetisi," kata Hendrik.

Menurut Hendrik, keikutsertaan Evania dan Nia menjadi kesempatan memperkenalkan potensi serta gagasan generasi muda Maluku di panggung nasional. Ia menyebut keberhasilan di sebuah perlombaan menuntut komitmen dan kedisiplinan tinggi.

"Keberhasilan dalam sebuah perlombaan membutuhkan komitmen dan kedisiplinan yang tinggi. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik," ujarnya.

Dukungan Sekolah dan Orang Tua Jadi Faktor Penting

Hendrik turut mengapresiasi dukungan sekolah, guru pendamping, dan orang tua yang membimbing Evania dan Nia hingga sampai ke tingkat nasional. Menurut dia, lingkungan pendidikan dan keluarga berperan besar mendorong siswa mengembangkan minat di bidang penelitian.

Ia berharap pengalaman berlaga di OPSI bisa meningkatkan kemampuan akademik dan penelitian kedua siswi tersebut.

"Yang paling penting adalah berani mengikuti proses dan memberikan yang terbaik. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus berkembang," kata dia.

Evania dan Nia dijadwalkan mengikuti rangkaian OPSI di Jakarta pada 24-30 September 2026. Hasil kompetisi akan menentukan posisi mereka di antara peserta dari provinsi lain.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top