Pelindo Panjang Siapkan Operasional Kapal Ro-Ro, Keselamatan Jadi Prioritas

Penulis: Kaharuddin Yusuf  •  Jumat, 25 September 2026 | 08:05:01 WIB
Rapat koordinasi keselamatan pelayaran digelar di Ruang Akhlak, Pelabuhan Panjang, Lampung.

MALUKU — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Panjang menyatakan dukungan penuh terhadap peningkatan keselamatan dan keamanan pelayaran di Pelabuhan Panjang, Lampung, dalam rapat koordinasi yang digelar 24 September 2026. Rapat itu membahas persiapan operasional kapal Ro-Ro di Terminal Multipurpose sekaligus upaya pencegahan kecelakaan kapal. Dukungan Pelindo menjadi krusial karena Pelabuhan Panjang merupakan pintu logistik utama yang menghubungkan Sumatera dengan Jawa dan wilayah lain.

Paragraf pembuka: Rapat koordinasi yang diinisiasi Kantor KSOP Kelas I Panjang itu dihadiri sejumlah pemangku kepentingan maritim, mulai dari Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Kantor SAR Lampung, Lanal Lampung, Direktur Polairud Polda Lampung, Stasiun Meteorologi Maritim Panjang, VTS Pelabuhan Panjang Lampung, Asosiasi Pelabuhan Panjang, hingga perwakilan operator kapal Atosim Lampung Pelayaran. Pertemuan berlangsung di Ruang Akhlak dan menjadi forum penyamaan pemahaman soal risiko keselamatan di perairan serta kesiapan layanan kapal Ro-Ro.

Sinergi Regulator dan Operator Jadi Kunci

Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli (KBPP) KSOP Kelas I Panjang, Abdi Sabda, menegaskan bahwa keselamatan pelayaran tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Menurut dia, setiap pemangku kepentingan memiliki tanggung jawab yang saling berkaitan dalam mencegah kecelakaan kapal.

"Keselamatan berlayar merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara regulator, operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, serta seluruh unsur maritim harus terus diperkuat. Masing-masing pihak memiliki peran dan tanggung jawab yang saling berkaitan dalam mencegah terjadinya kecelakaan kapal," kata Abdi Sabda.

Koordinasi lintas instansi ini menyoroti sejumlah aspek teknis yang menentukan kelancaran operasional, mulai dari kesiapan kapal dan fasilitas pelabuhan, kondisi alur dan perairan, informasi cuaca serta meteorologi, pemantauan lalu lintas kapal, kesiapan pelayanan, hingga prosedur tanggap darurat jika terjadi kondisi darurat.

Pelindo Evaluasi Kesiapan Kapal Ro-Ro

General Manager Pelindo Regional 2 Panjang yang diwakili Manager Komersial, Ririn Cahyadi, menyatakan pihaknya mendukung setiap langkah yang dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran. Pelindo juga tengah melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan rencana pengoperasian kapal Ro-Ro berjalan sesuai standar keselamatan.

"Pada prinsipnya, kami mendukung semua hal yang dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran di Pelabuhan Panjang. Kami juga melakukan evaluasi untuk memastikan setiap aspek yang berkaitan dengan rencana pengoperasian kapal RoRo dipersiapkan secara baik, terkoordinasi, dan mengutamakan aspek keselamatan," ujar Ririn Cahyadi.

Evaluasi itu mencakup kesiapan dermaga, jalur masuk-keluar kapal, serta koordinasi dengan operator kapal dan instansi terkait. Bagi Pelindo, kapal Ro-Ro yang mengangkut kendaraan dan penumpang menuntut standar keselamatan lebih ketat dibanding kapal kargo biasa karena melibatkan mobilitas orang dan barang secara bersamaan.

Dampak bagi Pengguna Jasa dan Masyarakat

Pelabuhan Panjang merupakan salah satu simpul logistik terpenting di Lampung yang melayani arus barang dan penumpang dari dan ke Jawa. Kelancaran operasional kapal Ro-Ro di terminal ini akan berdampak langsung pada pelaku usaha, sopir truk, hingga penumpang yang melintasi Selat Sunda dan perairan sekitarnya.

Dengan koordinasi yang melibatkan SAR, Lanal, Polairud, dan Stasiun Meteorologi Maritim, pengguna jasa pelabuhan bisa mendapatkan jaminan informasi cuaca yang lebih akurat serta respons darurat yang lebih cepat. Asosiasi Pelabuhan Panjang dan operator kapal juga dilibatkan agar prosedur keselamatan tidak hanya berhenti di level regulasi, tetapi diterapkan di lapangan.

Ririn menegaskan aspek keselamatan dan keamanan akan terus menjadi prioritas Pelindo dalam mendukung kelancaran aktivitas kepelabuhanan. Menurut dia, hal itu hanya bisa terwujud melalui dukungan bersama dari seluruh instansi maritim, asosiasi pelabuhan, dan operator kapal di lingkungan Pelabuhan Panjang.

Bagi Pelindo Regional 2 Panjang, rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan membangun budaya keselamatan di kawasan pelabuhan. Ke depan, pengoperasian kapal Ro-Ro di Terminal Multipurpose Pelabuhan Panjang akan menjadi ujian nyata seberapa solid sinergi yang dibangun antara regulator, operator, dan pengguna jasa pelabuhan.

Reporter: Kaharuddin Yusuf
Sumber: kupastuntas.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top