BYD Atto 2 Dikaji Masuk Indonesia, Bakal Pakai Blade Battery Generasi Kedua

Penulis: Oman Sudirman  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:04:31 WIB
PT BYD Motor Indonesia mengkaji peluang menghadirkan Atto 2 untuk segmen SUV listrik kompak di Indonesia.

MALUKU — PT BYD Motor Indonesia sedang mengkaji peluang menghadirkan Atto 2 untuk pasar SUV listrik kompak Tanah Air. Model ini berpotensi melengkapi jajaran kendaraan listrik BYD yang sudah dipasarkan, dengan rencana penggunaan Blade Battery 2.0 dan teknologi Flash Charging. Belum ada jadwal peluncuran resmi, spesifikasi teknis, maupun harga yang diumumkan untuk versi Indonesia.

Kajian tersebut disampaikan Head of Product PT BYD Motor Indonesia, Bobby Bharata, di sela peluncuran Denza New D9 dan Z9 GT di Jakarta. Menurut Bobby, pihaknya masih melakukan riset untuk mengukur potensi pasar Atto 2 di dalam negeri.

Atto 2 diproyeksikan mengisi segmen SUV listrik kompak yang belum banyak terwakili dalam jajaran produk BYD di pasar domestik. Segmen ini mulai ramai dimasuki merek lain, tetapi BYD belum memiliki model di kelas tersebut.

"Kita usahakan secepat mungkin untuk bisa masuk ke Indonesia dilengkapi dengan second generation Blade Battery dan Flash Charging," kata Bobby.

Blade Battery 2.0 dan Flash Charging Jadi Andalan

Daya tarik utama Atto 2 terletak pada rencana penggunaan Blade Battery generasi kedua yang dipadukan dengan teknologi Flash Charging. Kombinasi keduanya diklaim mampu mengisi daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar lima menit.

Untuk pengisian dari 10 persen hingga 97 persen, waktu yang dibutuhkan disebut sekitar sembilan menit dalam kondisi lingkungan normal. Angka ini jauh lebih singkat dibanding pengisian cepat yang umum tersedia saat ini.

Flash Charging sendiri belum banyak tersedia di jaringan pengisian daya publik Indonesia. Kesiapan infrastruktur di dalam negeri akan menentukan seberapa besar manfaat teknologi ini bagi pengguna sehari-hari.

Jarak Tempuh Versi Global Capai 430 Kilometer WLTP

Di pasar global, Atto 2 diposisikan sebagai SUV listrik kompak dengan desain modern dan kabin yang dirancang untuk mobilitas harian. Model ini tersedia dalam beberapa pilihan konfigurasi baterai dan tenaga.

Salah satu variannya menawarkan jarak tempuh kombinasi hingga 430 kilometer berdasarkan standar pengujian Worldwide Harmonised Light Vehicles Test Procedure (WLTP). Angka tersebut hanya gambaran kemampuan Atto 2 di pasar tertentu.

Jarak tempuh itu tidak bisa langsung dijadikan acuan untuk versi Indonesia. Spesifikasi baterai, tenaga motor listrik, dan konfigurasi kendaraan yang akan dipasarkan di Tanah Air belum diumumkan secara resmi.

Harga dan Jadwal Masih Tanda Tanya

Selain jadwal peluncuran dan spesifikasi, harga menjadi informasi yang paling dinantikan calon konsumen. BYD belum membuka kisaran harga Atto 2 untuk pasar Indonesia.

Jika nantinya hadir, Atto 2 berpotensi menarik konsumen yang membutuhkan SUV listrik berdimensi kompak untuk penggunaan di perkotaan. Karakter tersebut menjadi alternatif bagi pengguna yang menginginkan posisi berkendara khas SUV, tetapi tetap praktis untuk aktivitas harian.

BYD juga berencana menghadirkan M6 EV yang akan dilengkapi Blade Battery generasi kedua. Dua model ini menunjukkan arah strategi BYD memperluas lini kendaraan listrik di Indonesia, meski timeline resminya belum dipastikan.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: lingkar.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top