SERAM BAGIAN TIMUR — Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Maluku, Toce Leuwol, memimpin langsung pemeriksaan lapangan bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 Provinsi Maluku, Adrian Maun, dan staf teknis. Dari Kejaksaan Tinggi Maluku hadir Kepala Seksi IV pada Asisten Intelijen, Ruslan Marasabessy.
Peninjauan menyasar hasil pembangunan yang telah mencapai penyelesaian fisik penuh. BPJN Maluku ingin memastikan kualitas konstruksi tidak hanya mengejar target volume, tetapi juga memenuhi persyaratan teknis yang ditetapkan.
Kehadiran Tim PPS Kejati Maluku merupakan bagian dari pengawasan pembangunan strategis. Tujuannya memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemeriksaan mencakup kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis serta klausul yang tercantum dalam kontrak. Penyelesaian pekerjaan tidak diukur dari pencapaian target fisik semata, tetapi juga dari mutu konstruksi agar infrastruktur dapat dimanfaatkan optimal oleh warga.
Ada tiga paket pekerjaan dalam peninjauan ini. Rinciannya:
Ketiganya masuk program IJD multiyears tahun anggaran 2025–2026. Skema multiyears dipakai karena karakter medan dan kebutuhan konstruksi jembatan di wilayah kepulauan menuntut pengerjaan lintas tahun anggaran.
Ketersediaan jembatan yang berkualitas menjadi faktor penting bagi kelancaran transportasi warga Seram Bagian Timur. Banyak warga bergantung pada akses jalan untuk aktivitas harian, termasuk mengangkut hasil bumi dan pergi ke pasar.
Melalui program IJD, pembangunan dan peningkatan jalan serta jembatan diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah. Mobilitas masyarakat ikut lancar, dan aktivitas ekonomi di kabupaten itu terdorong.
BPJN Maluku menyatakan akan terus memastikan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan dilaksanakan sesuai standar teknis yang berlaku. Pengawasan dan koordinasi berkelanjutan diarahkan agar hasil pembangunan tidak hanya memenuhi ketentuan kontrak, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.