Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan BBM di Yahukimo, Stok Solar di Timika Capai 3,1 Juta Liter

Penulis: Nurul Huda  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:31:01 WIB
Stok BBM di FT Timika tercatat mencukupi dengan Solar sekitar 3,1 juta liter dan Pertalite sekitar 1,3 juta liter.

TIMIKA — Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menyebut stok di FT Timika berada dalam kondisi baik dan mencukupi. Fokus perusahaan saat ini adalah memastikan distribusi maksimal ke SPBU maupun mitra strategis.

Di sisi hilir, stok di SPBU Yahukimo per Jumat (16/10/2026) tercatat sekitar 16,4 ribu liter Pertalite dan 19,3 ribu liter Solar. Pengiriman susulan berisi 5 ribu liter Pertalite dan 5 ribu liter Solar juga sudah bergerak menuju lembaga penyalur.

Pendangkalan Sungai Jadi Kendala Utama Distribusi

Jalur sungai yang menjadi rute utama pengiriman ke Yahukimo menghadapi tantangan cuaca ekstrem. Pendangkalan serta pasang-surut air membuat pengiriman tidak bisa mengandalkan satu moda saja.

Untuk menjaga penyaluran ke SPBU tidak terputus, Pertamina Patra Niaga memakai strategi pola suplai kombinasi. Pengiriman dari Timika dimaksimalkan dengan kapal Landing Craft Transport (LCT) atau Self Propelled Oil Barge (SPOB) yang biasa beroperasi di sungai dangkal.

Dari titik itu, distribusi dilanjutkan memakai armada longboat masyarakat untuk menjangkau Dekai dan wilayah Yahukimo. Pola bertingkat ini dipilih agar pasokan tetap masuk ke lembaga penyalur meski kondisi sungai berubah-ubah.

Stok FT Timika per 17 Oktober 2026

  • Solar: sekitar 3,1 juta liter
  • Pertalite: sekitar 1,3 juta liter
  • Minyak Tanah: sekitar 800 ribu liter

Ispiani menegaskan komitmen perusahaan menjaga rantai pasok agar stok di SPBU selalu siaga melayani warga. "Upaya pengiriman terus berjalan secara berkelanjutan," ujarnya.

Layanan untuk TNI, Polri, dan PLN Ikut Dijaga

Selain kebutuhan masyarakat melalui SPBU, Pertamina Patra Niaga menempatkan sektor vital sebagai prioritas layanan. Cakupannya meliputi TNI, Polri, PLN, hingga sektor industri lain di Yahukimo.

Untuk instansi dan industri, volume pengiriman mengikuti permintaan serta mekanisme yang mengacu pada perjanjian kerja sama (PKS) yang disepakati. Perusahaan juga menyatakan koordinasi dengan pemerintah daerah terus berjalan agar kebutuhan energi di Yahukimo terpenuhi.

"Kami memastikan koordinasi dan sinergi bersama instansi serta Pemerintah Daerah terus berjalan erat agar kebutuhan energi di Yahukimo dapat terpenuhi dengan lancar," kata Ispiani.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: terasmaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top