Pencarian

Gunung Ibu dan Dukono Semburkan Abu Vulkanik Bersamaan, Warga Halmahera Diminta Waspadai Jarak Pandang

Senin, 21 September 2026 • 13:01:31 WIB
Gunung Ibu dan Dukono Semburkan Abu Vulkanik Bersamaan, Warga Halmahera Diminta Waspadai Jarak Pandang
Analisis citra satelit Himawari-9 BMKG menunjukkan sebaran abu vulkanik Gunung Ibu mengarah ke tenggara.

HALMAHERA — Analisis citra satelit Himawari-9 yang dirilis BMKG pada pukul 07.00 WIB menunjukkan paparan abu dari Gunung Ibu bergerak cukup jelas ke arah tenggara. Sebaran tersebut mencakup sebagian wilayah Kabupaten Halmahera Barat dan Kabupaten Halmahera Utara. Kondisi ini memunculkan potensi dampak langsung bagi aktivitas warga di kedua kabupaten tersebut.

Dua Gunung Api Erupsi pada Waktu Hampir Bersamaan

Pada waktu yang hampir bersamaan, aktivitas erupsi Gunung Dukono juga menghasilkan sebaran abu vulkanik dengan arah pergerakan ke tenggara. Gunung api yang berada di Kabupaten Halmahera Utara itu terpantau menyelimuti sebagian wilayah Halmahera Utara hingga meluas ke Perairan Barat Daya Pulau Morotai.

Dua gunung api di Halmahera, Maluku Utara, menyemburkan abu vulkanik secara bersamaan. Pemantauan BMKG mendeteksi pergerakan abu dari keduanya mengarah ke tenggara, sehingga wilayah terdampak saling bertumpuk di Halmahera Utara.

Wilayah Terdampak: Halmahera Barat, Halmahera Utara, hingga Morotai

Sebaran abu dari Gunung Ibu mencakup sebagian Halmahera Barat dan Halmahera Utara. Sementara abu dari Gunung Dukono menyelimuti sebagian Halmahera Utara dan meluas ke Perairan Barat Daya Pulau Morotai.

Kombinasi kedua sebaran itu membuat sejumlah wilayah di Halmahera berpotensi mengalami gangguan jarak pandang. Aktivitas masyarakat di luar ruangan juga perlu dibatasi selama paparan abu berlangsung.

Jarak Pandang dan Aktivitas Luar Ruangan Jadi Perhatian Utama

Warga di wilayah terdampak diminta mewaspadai potensi dampak paparan abu vulkanik, terutama terhadap jarak pandang dan aktivitas di luar ruangan. Abu vulkanik yang beterbangan dapat mengganggu penglihatan pengendara serta berdampak pada kesehatan pernapasan.

BMKG merilis analisis citra satelit RGB Himawari-9 sebagai dasar pemantauan sebaran abu. Pantauan ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan warga dalam menentukan langkah mitigasi di wilayah masing-masing.

Apa Langkah Selanjutnya bagi Warga Terdampak

Warga di Halmahera Barat, Halmahera Utara, dan sekitar Pulau Morotai disarankan memantau pembaruan informasi dari BMKG. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi paparan abu.

Pemerintah daerah belum merilis instruksi resmi terkait pembatasan aktivitas atau pengungsian. Situasi masih dipantau berdasarkan perkembangan sebaran abu dari kedua gunung api tersebut.

Follow kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: porostimur.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks