Pencarian

Pemprov Maluku Optimalkan Irigasi dan Pompanisasi Hadapi Kemarau, 185 Hektare Lahan di Seram Bagian Timur Terancam

Kamis, 24 September 2026 • 13:07:31 WIB
Pemprov Maluku Optimalkan Irigasi dan Pompanisasi Hadapi Kemarau, 185 Hektare Lahan di Seram Bagian Timur Terancam
Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie memimpin rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau di Ambon, Rabu (23/9).

Pemerintah Provinsi Maluku mengoptimalkan pompanisasi, jaringan irigasi, dan penyesuaian pola tanam guna menjaga pasokan pangan di tengah musim kemarau dan ancaman El Nino. Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie menyatakan penguatan pengelolaan sumber daya air menjadi langkah kunci mempertahankan produktivitas lahan pertanian saat debit air menurun. Penanganan darurat disiapkan di Daerah Irigasi Matakabo, Kabupaten Seram Bagian Timur, setelah penurunan debit Sungai Matakabo menghentikan distribusi air ke jaringan irigasi.

AMBON — Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie meminta pemerintah kabupaten dan kota meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi perubahan kondisi iklim. Arahan disampaikan di Ambon, Rabu (23/9), menyusul penurunan debit air di sejumlah wilayah pertanian akibat musim kemarau.

Sadali menyebut penguatan koordinasi lintas sektor, optimalisasi jaringan dan sumber daya air, penyesuaian pola tanam, serta pemanfaatan varietas adaptif sebagai empat langkah utama yang harus dijalankan.

"Yang perlu kita lakukan adalah penguatan koordinasi lintas sektor, optimalisasi jaringan dan sumber daya air, penyesuaian pola tanam, serta pemanfaatan varietas tanaman yang lebih adaptif terhadap kondisi kekeringan," kata Sadali.

Penurunan Debit Sungai Matakabo Hentikan Distribusi Air

Penanganan paling mendesak terjadi di Daerah Irigasi Matakabo, Kabupaten Seram Bagian Timur. Penurunan debit Sungai Matakabo membuat elevasi muka air tidak lagi mencapai intake, sehingga distribusi air ke jaringan irigasi sempat terhenti.

Kondisi itu berpotensi mengganggu layanan irigasi untuk sekitar 185 hektare lahan. Wilayah terdampak mencakup Way Samet, Way Matakabo, Way Ketambaru, Akijaya, dan Banggai Pancorang.

Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku menyiapkan penanganan darurat melalui normalisasi bagian hulu bendung. Embung eksisting dimanfaatkan dengan mengalirkan air ke jaringan irigasi menggunakan empat unit pompa.

Lima Hektare Lahan di Waimatakabo Berhasil Diselamatkan

Kepala BBRMP Maluku Gunawan menyatakan dampak kekeringan mulai dirasakan di sejumlah wilayah pertanian. Di Bendungan Waimatakabo, Kabupaten Seram Bagian Timur, penurunan debit air terjadi secara signifikan.

"Dampak kekeringan mulai dirasakan di sejumlah wilayah pertanian. Di Bendungan Waimatakabo, Kabupaten Seram Bagian Timur, misalnya, terjadi penurunan debit air secara signifikan," ujar Gunawan.

Kolaborasi antara Dinas Pertanian kabupaten, penyuluh, dan BWS memungkinkan sekitar lima hektare lahan pertanian di wilayah tersebut tetap diselamatkan. Gunawan menilai hasil itu menunjukkan pentingnya koordinasi cepat dan terpadu.

Varietas Adaptif hingga Pemetaan Digital Jadi Andalan

Petani didorong menggunakan varietas tanaman yang tahan kekeringan untuk mengurangi risiko penurunan produksi. Penyesuaian waktu dan pola tanam diminta dilakukan berdasarkan kondisi iklim setempat.

"Penyesuaian waktu dan pola tanam perlu dilakukan berdasarkan kondisi iklim sehingga risiko gagal panen dapat ditekan dan ketersediaan komoditas pangan tetap terjaga," ujar Sadali.

Pemprov Maluku juga mendorong pemanfaatan teknologi dalam pengaturan masa tanam dan indeks pertanaman. Pemetaan wilayah secara digital serta pengembangan komoditas hortikultura alternatif yang lebih sesuai dengan ketersediaan air turut disiapkan.

Langkah-langkah itu diharapkan menjaga lahan pertanian tetap produktif, mengurangi risiko gagal panen, sekaligus memastikan pasokan pangan dan komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi tetap tersedia selama musim kemarau.

Follow kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ambon.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks