MALUKU — Sembilan ponsel di rentang Rp 1,2–1,8 jutaan kini sudah membawa layar 120Hz, baterai 5.000mAh ke atas, dan storage 128GB — spesifikasi yang setahun lalu masih langka di kelas ini. Evercoss X Luna P6 Lite jadi yang termurah, sementara POCO C81 Pro dan Redmi A7 Pro menawarkan baterai 6.000mAh. Tapi ada catatan penting soal RAM dan storage varian dasar yang perlu dicek sebelum membeli.
Daftar ini disusun dari spesifikasi resmi yang beredar di pasar Indonesia per Oktober 2026. Rentang harganya bervariasi cukup lebar, dari Rp 1,2 jutaan sampai mendekati Rp 2 juta, jadi tidak semua model di sini benar-benar "1 jutaan" di semua varian. Beberapa nama seperti Villaon dan Nubia ZTE juga lebih mudah ditemukan di marketplace ketimbang toko offline.
1. Evercoss X Luna P6 Lite: Paling Murah, Tapi Storage 16GB
Varian RAM 3GB + storage 16GB berada di kisaran Rp 1,2 jutaan. Untuk WhatsApp, browsing, dan media sosial, kapasitas ini masih jalan — tapi jangan harap bisa menampung banyak foto atau aplikasi berat.
Storage 16GB adalah titik lemah paling jelas di daftar ini. Sistem Android saja sudah memakan sebagian besar ruang, jadi sisa untuk aplikasi pengguna sangat terbatas. Cocok untuk komunikasi ringan, kurang cocok untuk pengguna yang sering foto atau main game.
2. Villaon P50S: Layar 90Hz dan Chipset Unisoc T7100
Villaon P50S membawa layar 6,52 inci dengan refresh rate 90Hz, chipset Unisoc T7100, RAM 4GB, dan penyimpanan 64GB. Fitur Dynamic Bar jadi nilai tambah di kelasnya.
Refresh rate 90Hz sudah terasa lebih halus dibanding layar 60Hz standar, meski belum sekelas 120Hz. Kombinasi RAM 4GB dan storage 64GB membuatnya lebih fleksibel untuk pemakaian harian dibanding Evercoss X Luna P6 Lite.
3. Nubia ZTE A36: Layar Besar 6,75 Inci, Baterai 5.000mAh
Nubia ZTE A36 menawarkan layar 6,75 inci, baterai 5.000mAh, dan chipset octa-core. RAM 4GB dipadukan dengan penyimpanan 64GB.
Layar besar jadi daya tarik utama model ini, cocok untuk pengguna yang sering menonton video atau scrolling. Sayangnya, kapasitas storage 64GB terasa sempit kalau dipakai menyimpan banyak video offline.
4. Villaon Hyper 100: RAM 6GB dan Storage 128GB
Villaon Hyper 100 membawa RAM 6GB yang bisa diperluas virtual hingga 18GB, plus penyimpanan 128GB. Layarnya sudah 120Hz dengan baterai 5.000mAh.
Kombinasi RAM 6GB dan storage 128GB adalah salah satu yang paling lega di daftar ini. Perlu diingat, RAM virtual bukan pengganti RAM fisik — performa sebenarnya tetap bergantung pada 6GB bawaan.
5. Realme Note 70: Fokus Daya Tahan Baterai
Realme Note 70 menonjolkan daya tahan dan kapasitas baterai. Varian RAM 4GB/64GB berada di kelas harga sekitar Rp 1,8 jutaan.
Di harga segini, storage 64GB terasa kurang kompetitif dibanding Villaon Hyper 100 yang menawarkan 128GB. Realme Note 70 lebih cocok untuk pengguna yang mengutamakan ketahanan baterai ketimbang ruang penyimpanan.
6. ZTE Nubia A56 dan A57: Dua Varian dengan Karakter Berbeda
ZTE Nubia A56 membawa layar 6,6 inci, baterai 5.000mAh, chipset Unisoc T7200, dan penyimpanan 128GB. RAM 4GB-nya bisa diperluas secara dinamis.
ZTE Nubia A57 menawarkan pilihan memori hingga 128GB dan layar 120Hz. Untuk pengguna yang sering menyimpan foto, aplikasi, dan video, kapasitas internal 128GB jadi alasan utama kedua model ini layak dipertimbangkan.
7. POCO C71: Kamera 32MP AI dan Baterai 5.200mAh
Di rentang harga mendekati Rp 2 juta, POCO C71 menghadirkan layar 120Hz, baterai 5.200mAh, penyimpanan 128GB, serta kamera utama 32MP AI.
Spesifikasi tersebut cukup relevan untuk TikTok, YouTube, WhatsApp, dan gim ringan. Kamera 32MP jadi salah satu yang tertinggi di daftar ini, meski hasil foto tetap bergantung pada pemrosesan software.
8. POCO C81 Pro: Baterai 6.000mAh dan Layar 6,9 Inci
POCO C81 Pro membawa baterai 6.000mAh dan layar 6,9 inci 120Hz. Penyimpanan 128GB dipadukan dengan HyperOS 3.
Baterai 6.000mAh dan layar besar membuatnya menarik untuk pengguna yang butuh daya tahan panjang seharian. HyperOS 3 juga menghadirkan antarmuka yang lebih rapi dibanding versi sebelumnya.
9. Redmi A7 Pro: Baterai 6.000mAh dan Storage UFS 2.2
Xiaomi Redmi A7 Pro menawarkan baterai 6.000mAh, layar 6,9 inci 120Hz, dan storage 128GB berjenis UFS 2.2. Kombinasi ini cocok untuk pengguna yang mementingkan daya tahan baterai dan respons layar.
Storage UFS 2.2 memberi kecepatan baca-tulis lebih baik dibanding eMMC yang masih dipakai beberapa kompetitor di kelas harga sama. Ini berpengaruh ke waktu buka aplikasi dan transfer file.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
- Beberapa model hanya menyediakan storage 16GB atau 64GB di varian dasar — pastikan cek varian yang sesuai kebutuhan
- RAM virtual bukan pengganti RAM fisik; performa tetap bergantung pada kapasitas bawaan
- Harga di pasaran berubah mengikuti promo dan toko, terutama di marketplace
- Merek seperti Villaon dan Nubia ZTE lebih mudah ditemukan online ketimbang toko offline
- Model dengan harga mendekati Rp 2 juta (POCO C71, Realme Note 70) sebaiknya dibandingkan dulu dengan HP kelas Rp 2 jutaan yang spesifikasinya sering lebih baik
Rekomendasi Sesuai Kebutuhan
Kalau bujet benar-benar ketat dan kebutuhan sebatas komunikasi, Evercoss X Luna P6 Lite sudah cukup. Untuk pengguna yang ingin keseimbangan antara layar halus dan storage lega, Villaon Hyper 100 dan ZTE Nubia A57 jadi pilihan paling masuk akal.
Sementara itu, POCO C81 Pro dan Redmi A7 Pro cocok untuk yang mengutamakan daya tahan baterai dan layar besar untuk konsumsi konten. Cek harga terbaru sebelum membeli karena promo marketplace bisa mengubah perhitungan dengan cepat.