MALUKU — Komunitas Velozity tidak hanya sekadar kumpul dan touring. Mereka juga aktif memberikan edukasi teknologi kepada anggotanya. Salah satu yang menjadi perhatian adalah teknologi hybrid pada Toyota Veloz Hybrid, yang ternyata masih diselimuti keraguan dari sebagian anggota.
"Ada beberapa yang awalnya masih ragu, biasanya karena belum terlalu paham cara kerja teknologi hybrid," ujar Lucky dalam keterangan resmi yang diterima GridOto.com.
Untuk mengatasi kebingungan itu, komunitas Velozity menginisiasi kunjungan langsung ke pusat edukasi teknologi elektrifikasi Toyota. Mereka menyambangi xEV Center yang berlokasi di TMMIN Karawang.
"Kami sempat bersama-sama berkunjung ke xEV Center di TMMIN Karawang untuk mengenal teknologinya lebih dekat," kata Lucky.
Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membongkar mitos dan memberikan pemahaman teknis yang benar soal mobil hybrid kepada para anggota.
Tak berhenti di teori, beberapa anggota komunitas juga mendapat kesempatan untuk merasakan langsung pengalaman berkendara Toyota Veloz Hybrid. Kegiatan test drive ini digelar di ajang Toyota Driving Experience.
"Beberapa member juga mendapat kesempatan test drive Veloz Hybrid di Toyota Driving Experience. Dari pengalaman langsung tersebut, banyak yang jadi lebih yakin dan mulai tertarik untuk beralih," lanjut Lucky.
Pengalaman langsung di jalan raya terbukti lebih ampuh dari sekadar brosur atau penjelasan teknis. Setelah mencoba, keraguan perlahan luntur.
Para anggota yang akhirnya menggunakan Toyota Veloz Hybrid untuk aktivitas sehari-hari pun memberikan respons positif. Keluhan yang sempat ada berubah menjadi apresiasi.
"Sekarang banyak yang merasakan mobilnya lebih nyaman, lebih senyap, lebih halus, dan tentu lebih irit dibanding sebelumnya," tutup Lucky.
Pengalaman komunitas Velozity ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi dan test drive langsung menjadi kunci untuk meyakinkan konsumen Indonesia akan manfaat nyata teknologi hybrid, terutama dalam hal efisiensi bahan bakar dan kenyamanan berkendara.