MALUKU — Meski musim MotoGP 2026 masih berjalan, aktivitas bursa transfer pebalap untuk tahun 2027 sudah mulai terlihat. Beberapa tim telah mengumumkan secara resmi line-up mereka untuk musim depan. Namun, dari daftar sementara yang beredar, dua nama besar—Honda dan KTM—belum mengonfirmasi siapa yang akan duduk di atas motor mereka.
Sejumlah tim pabrikan dan satelit sudah bergerak cepat mengamankan pebalapnya. Kepastian ini memberikan gambaran awal tentang peta persaingan MotoGP di tahun 2027.
Dua slot yang belum terisi di Honda dan KTM langsung menjadi perhatian utama. Banyak nama pebalap muda dan senior disebut-sebut masuk dalam daftar incaran. Di kubu Honda, performa RC213V yang terus dikembangkan jadi daya tarik tersendiri. Sementara KTM diyakini masih mengevaluasi performa pebalap mereka di paruh kedua musim 2026 sebelum mengambil keputusan.
“Kami tidak terburu-buru. Masih ada waktu untuk melihat perkembangan pebalap kami sendiri dan juga pasar,” ujar salah satu petinggi tim yang enggan disebut namanya, seperti dikutip dari bahan yang diterima redaksi.
Keputusan Ducati mempertahankan duo juara dunia menunjukkan ambisi mereka untuk terus dominan. Sebaliknya, Yamaha memilih stabilitas dengan mempertahankan Quartararo yang jadi andalan. Aprilria, dengan merekrut Martin, ingin membangun proyek jangka panjang setelah musim kompetitif mereka di 2026.
Bagi Honda dan KTM, kelambanan ini bisa jadi strategi menunggu pebalap yang kontraknya habis di akhir musim. Atau justru sinyal bahwa negosiasi dengan target utama belum mencapai kata sepakat. Apapun itu, bursa transfer MotoGP 2027 baru akan benar-benar panas saat paddock memasuki seri Eropa.