Signal Android Kini Dukung Multi-Device Tanpa Nomor Kedua, Mirip WhatsApp

Penulis: Luqman Arif  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:39:31 WIB
Signal Android kini mendukung penautan hingga lima perangkat dalam satu akun tanpa memerlukan nomor telepon kedua.

MALUKU — Signal, aplikasi pesan instan yang dikenal dengan enkripsi end-to-end-nya, akhirnya menghadirkan fitur yang sudah lama dinantikan pengguna Android. Melalui pembaruan beta Signal 8.20, pengguna kini bisa menautkan perangkat kedua ke akun utama tanpa perlu nomor telepon baru. Informasi ini pertama kali ditemukan oleh akun pengamat Signal, AboutSignal, dan dilaporkan oleh Engadget.

Cara Kerja dan Batasan Akun

Fitur "link device" ini bekerja dengan memindai kode QR dari perangkat utama ke perangkat sekunder. Pengguna juga bisa memilih untuk mentransfer riwayat chat atau tidak saat proses penautan berlangsung. Opsi ini muncul di menu overflow pada halaman yang biasanya digunakan untuk menautkan nomor telepon.

Namun, ada beberapa batasan yang perlu diketahui. Signal hanya mengizinkan maksimal lima perangkat tertaut dalam satu akun. Jika perangkat tidak aktif selama 45 hari berturut-turut, tautan akan otomatis terputus. Selain itu, ponsel utama wajib online setidaknya sekali setiap 30 hari untuk menjaga koneksi tetap aktif.

Perbandingan dengan WhatsApp

Mekanisme ini sangat mirip dengan fitur multi-device milik WhatsApp yang sudah lebih dulu hadir. Di WhatsApp, perangkat sekunder juga bisa mencerminkan akun dan percakapan tanpa harus terus-terusan terhubung ke ponsel utama. Signal tampaknya mengadopsi pendekatan serupa, meski dengan batasan masa aktif yang lebih ketat.

Perbedaan utama lainnya: Signal sebelumnya hanya mendukung multi-device untuk aplikasi desktop dan iPad. Kini, pengguna Android bisa menikmati fleksibilitas yang sama di perangkat Android lain, tablet, atau bahkan ponsel cadangan.

Ketersediaan dan Jadwal Rilis Stabil

Fitur ini sudah bisa dicoba oleh pengguna yang tergabung dalam program beta Signal 8.20 untuk Android. Belum ada tanggal pasti kapan versi stabil akan dirilis ke publik, namun biasanya jeda antara beta dan rilis stabil tidak terlalu lama, berkisar beberapa pekan hingga satu bulan.

Signal juga telah memperbarui halaman dukungan resmi mereka dengan panduan lengkap mengenai proses penautan perangkat dan kebijakan masa aktif akun. Pengguna disarankan untuk membaca halaman tersebut sebelum mencoba fitur baru ini, terutama jika menggunakan perangkat dengan sistem operasi lama.

Bagi pengguna setia Signal di Indonesia, fitur ini menjadi angin segar. Kini, tidak perlu lagi repot login ulang setiap kali ingin menggunakan aplikasi di perangkat berbeda. Cukup scan QR code, dan semua percakapan tetap aman terenkripsi di semua perangkat yang tertaut.

Reporter: Luqman Arif
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top