MALUKU — Euforia membeli mobil baru di pameran otomotif seperti GIIAS 2026 memang sulit ditahan. Tapi jangan sampai kegembiraan mengaburkan ketelitian. Sebab, mobil baru pun tetap perlu diperiksa detailnya — dari fisik hingga dokumen — sebelum benar-benar menjadi milik Anda.
Donny Saputra, Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengingatkan bahwa pembelian mobil adalah investasi jangka panjang. "Saat membeli mobil, konsumen perlu meninjau berbagai aspek secara komprehensif, mulai dari kesesuaian spesifikasi dengan aktivitas harian, keandalan produk, hingga kesiapan jaringan purna jual," ujarnya dalam keterangan resmi.
Pilih waktu pengiriman di siang hari atau di lokasi dengan pencahayaan yang baik. Ini bukan saran klise. Dengan cahaya alami, goresan halus pada cat, ketidakrapihan panel bodi, atau perbedaan warna antar bagian bisa terlihat jelas tanpa bias bayangan. Jangan lakukan serah terima di malam hari atau area parkir bawah tanah yang remang.
Teliti seluruh eksterior: pastikan tidak ada goresan, penyok, atau celah panel yang tidak rata. Di kabin, lepaskan semua plastik pelindung jok untuk mengecek kebersihan dan kondisi material. Jangan lupa memastikan kelengkapan standar bawaan pabrik — ban cadangan, dongkrak, toolkit, buku manual, dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) — semuanya tersedia.
Nyalakan mesin dan dengarkan suaranya. Rotasi mesin harus halus tanpa bunyi bising atau getaran abnormal. Uji semua fungsi kelistrikan: lampu utama, lampu sein, sistem audio, dan AC. Manfaatkan momen ini untuk meminta wiraniaga memandu cara pengoperasian fitur-fitur baru yang mungkin belum Anda kuasai.
Mobil baru biasanya tidak menunjukkan angka nol pada odometer karena ada proses uji jalan dari pabrik dan pemindahan unit. Namun, tetap ada batas toleransi jarak tempuh yang wajar. Tanyakan kepada wiraniaga berapa kilometer maksimal yang bisa diterima — ini penting untuk memastikan unit tidak digunakan untuk test drive oleh konsumen lain.
Tahap paling krusial adalah validasi dokumen. Cocokkan data di STNK dengan nomor rangka dan nomor mesin yang tertera di fisik mobil. Pastikan identitas pemilik sudah sesuai dengan data kependudukan Anda. Kesalahan di tahap ini bisa menghambat proses servis, klaim asuransi, dan balik nama di kemudian hari.
Lima langkah di atas bisa diterapkan di GIIAS 2026 atau pameran otomotif lainnya. Suzuki sendiri akan hadir di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show tahun depan dengan beragam pilihan produk. Tapi sebelum meminang, pastikan unit yang Anda terima benar-benar prima — bukan hanya karena tergiur penawaran pameran.