Polda Maluku Siapkan Deteksi Dini dan Koordinasi Lintas Instansi Hadapi Karhutla di Wilayah Kepulauan

Penulis: Oman Sudirman  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 08:14:32 WIB
Wakapolda Maluku Brigjen Pol Arif Budiman memimpin rapat koordinasi lintas instansi untuk kesiapsiagaan menghadapi karhutla di Mapolda Maluku, Ambon, Minggu (16/2).

AMBON — Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Maluku Brigjen Pol Arif Budiman menekankan pentingnya pemetaan wilayah rawan dan kesiapan personel sebagai kunci utama pencegahan Karhutla. Arahan ini disampaikan menyusul instruksi Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol Dedy Prasetyo yang meminta seluruh Polda dan Polres tidak menunggu kebakaran meluas sebelum bertindak.

“Kita harus memastikan seluruh jajaran memiliki kesiapsiagaan yang baik dalam menghadapi potensi Karhutla. Penanganan tidak boleh menunggu api membesar,” ujar Arif Budiman di Ambon, Minggu.

Mengapa Wilayah Kepulauan Butuh Respons Lebih Cepat?

Menurut Arif, karakteristik geografis Maluku yang terdiri dari ribuan pulau menjadi tantangan tersendiri dalam pengendalian kebakaran. Pola penanganan yang cepat dan adaptif dinilai krusial agar setiap kejadian dapat dikendalikan sebelum dampaknya meluas ke permukiman atau kawasan lindung.

“Karhutla bukan persoalan satu institusi. Koordinasi lintas sektor harus berjalan sejak tahap pencegahan sampai penanganan,” tegasnya.

Sinergi Lintas Instansi Diperkuat

Video conference yang digelar di Mapolda Maluku itu turut dihadiri Irwasda Polda Maluku Kombes Pol I Made Sunarta, Kepala Basarnas Provinsi Maluku, Kepala BMKG Maluku, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku. Keterlibatan berbagai instansi ini menjadi sinyal bahwa mitigasi Karhutla tidak lagi bisa berjalan sendiri-sendiri.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi menambahkan, kolaborasi tersebut bertujuan agar setiap informasi mengenai potensi titik api dapat segera ditindaklanjuti di lapangan.

“Polda Maluku berkomitmen memperkuat langkah pencegahan melalui deteksi dini, koordinasi lintas sektor, dan kesiapan personel. Setiap informasi mengenai potensi maupun kejadian Karhutla harus segera ditindaklanjuti sehingga penanganannya tidak terlambat,” kata Rositah.

Peran Masyarakat Menjadi Kunci Pencegahan

Rositah mengimbau warga untuk tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran. Ia juga meminta masyarakat aktif melaporkan titik api atau indikasi kebakaran kepada petugas terdekat.

“Pencegahan akan jauh lebih efektif apabila masyarakat menjadi mitra aktif kepolisian. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan setiap potensi Karhutla kepada petugas,” ucapnya.

Dengan penguatan sinergi ini, Polda Maluku berharap potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah kepulauan dapat ditekan sejak dini, sebelum berubah menjadi bencana yang lebih luas.

Reporter: Oman Sudirman
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top