MASOHI — Komandan Komando Armada (Dankodaeral) IX Ambon, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, mendorong generasi muda Maluku Tengah memanfaatkan peluang karier sebagai prajurit TNI Angkatan Laut. Hal itu disampaikannya saat kunjungan kerja ke Kantor Bupati Maluku Tengah di Masohi, Senin (7/9/2026).
Menurut dia, pemuda yang berminat mengabdi perlu menyiapkan diri melalui pembinaan kemampuan fisik, mental, pengetahuan, dan keterampilan dasar sebelum mengikuti seleksi.
Laksda Djodi menekankan bahwa persiapan yang matang menjadi faktor penentu keberhasilan calon prajurit. Proses seleksi TNI AL menuntut kesiapan menyeluruh, bukan hanya kemampuan akademis.
"Kita berharap semakin banyak putra daerah Maluku Tengah yang dapat bergabung dan mengabdi sebagai prajurit TNI AL," ujar Dankodaeral IX Ambon.
Ia menambahkan, keterlibatan dalam seleksi prajurit TNI AL menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus berkontribusi menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
Dalam kunjungan yang sama, Dankodaeral IX juga mendorong penguatan sinergi dengan Pemkab Maluku Tengah untuk mengoptimalkan potensi kemaritiman. Sebagai daerah kepulauan dengan wilayah laut luas, Maluku Tengah dinilai memiliki potensi strategis yang perlu dikelola melalui kolaborasi lintas sektor.
Asisten I Bupati Maluku Tengah Umar Sopalatu yang mewakili Bupati Zulkarnain Awat Amir menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai momentum ini memperkuat koordinasi dalam mendukung pembangunan dan keamanan wilayah.
Sinergi Kodaeral IX dan Pemkab Malteng diharapkan tidak hanya memperkuat sektor kemaritiman, tetapi juga membuka ruang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk mengabdi kepada bangsa melalui TNI AL.
Di sela kunjungan, Laksda Djodi bersama rombongan mengunjungi Masjid Raya Sepa dan melaksanakan salat Dzuhur. Rombongan juga bersilaturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan kewilayahan yang dilakukan TNI AL untuk mempererat hubungan dengan masyarakat di daerah pangkalan.