Dua armada PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dijadwalkan merapat di Pelabuhan Ambon membawa ribuan penumpang dari arah barat dan tenggara Nusantara. KM Labobar tiba lebih dulu pada Sabtu, 12 September 2026, disusul kedatangan KM Nggapulu pada Minggu, 13 September 2026.
Pelabuhan Ambon bersiap menerima arus mobilitas laut lintas pulau akhir pekan ini. Jalur pelayaran mempertemukan arus penumpang dari Makassar dan Kabupaten Tual di ibu kota Maluku tersebut. Kota ini mengukuhkan perannya sebagai simpul transit maritim kawasan timur.
KM Labobar bertolak dari Kabupaten Tual pada Jumat, 11 September 2026 pukul 21.00 WIT. Kapal ini melewati 3 pelabuhan singgah sebelum dijadwalkan bersandar di Ambon pada 12 September pukul 19.00 WIT. Pelayaran dari tenggara Maluku ini menempuh rute padat antarpulau.
Sementara itu, KM Nggapulu bergerak dari Makassar sejak Jumat, 11 September 2026 pukul 12.00 WITA. Menempuh jalur pelayaran melalui 4 pelabuhan singgah, kapal dijadwalkan merapat di Ambon pada 13 September pukul 14.00 WIT. Pelayaran lintas laut ini menghubungkan Sulawesi Selatan dengan Maluku.
KM Labobar tercatat sebagai kapal dengan kapasitas penumpang terbesar di seluruh armada PELNI saat ini. Daya tampungnya mencapai 3.084 penumpang dalam sekali pelayaran. Kehadirannya menjadi tumpuan distribusi penumpang antarpulau di kawasan timur.
Di sisi lain, KM Nggapulu mengandalkan rancang bangun buatan galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman tahun 2002. Kapal tipe 2.000 pax ini memiliki kapasitas riil 2.130 penumpang dengan bobot mati 14.685 GT. Panjang badan kapal mencapai 146,5 meter.
Wilayah operasional KM Nggapulu membentang luas mengarungi rute Sulawesi Selatan, Maluku, Sulawesi Utara, Maluku Utara, hingga Sulawesi Tenggara. Armada ini menopang konektivitas logistik sekaligus mobilitas masyarakat kepulauan secara berkala. Perannya vital menjaga keterhubungan antarprovinsi.
Selain kedatangan dua kapal tersebut, Ambon juga menjadi titik tolak keberangkatan armada lain. KM Sangiang meluncur dari Ambon menuju Buru pada Jumat, 11 September 2026 pukul 23.59 WIT. Melintasi 2 pelabuhan, kapal dijadwalkan tiba di tujuan pada 12 September pukul 10.00 WIT.
Pada hari yang sama, PELNI memberangkatkan total sembilan kapal penumpang di berbagai perairan Indonesia. Mobilitas armada mencakup perairan Papua, Kalimantan, Nusa Tenggara, hingga pesisir Jawa. Berikut daftar keberangkatan armada Pelni pada Jumat, 11 September 2026:
KM Dobonsolo membukukan dua trip pelayaran pada hari yang sama. Setelah menuntaskan rute pagi Manokwari-Sorong, kapal kembali bertolak sore hari dari Sorong menuju Surabaya dalam trayek liner berkelanjutan.
Calon penumpang dapat memesan tiket kapal secara daring melalui aplikasi PELNI Mobile dan situs resmi pelni.co.id. Layanan Contact Center 162 juga melayani pemesanan serta informasi operasional pelayaran. Loket tiket resmi di pelabuhan keberangkatan tetap beroperasi melayani transaksi langsung.
Penumpang wajib tiba di area terminal pelabuhan minimal 2 jam sebelum jadwal keberangkatan kapal. Pemeriksaan identitas mensyaratkan setiap penumpang menunjukkan KTP asli yang sesuai dengan nama pada tiket. Langkah ini memastikan ketertiban manifes pelayaran.
Manajemen mengingatkan jadwal operasional kapal dapat berubah sewaktu-waktu. Faktor cuaca buruk atau pertimbangan teknis keselamatan pelayaran dapat memicu penyesuaian waktu tempuh dan rute singgah. Calon penumpang diimbau rutin memeriksa status perjalanan.
| Kapal | Rute | Berangkat | Tiba | Singgah |
|---|---|---|---|---|
| KM.Dobonsolo | Manokwari → Sorong | 01.00 WIT | 11 Sep, 14.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Tilongkabila | Banggai → Kendari | 08.00 WITA | 12 Sep, 01.00 WITA | 2 pelabuhan |
| KM.Nggapulu | Makassar → Ambon | 12.00 WITA | 13 Sep, 14.00 WIT | 4 pelabuhan |
| KM.Awu | Kupang → Denpasar | 17.00 WITA | 14 Sep, 10.00 WITA | 5 pelabuhan |
| KM.Bukit Raya | Pontianak → Jakarta Utara | 17.00 WIB | 16 Sep, 09.00 WIB | 9 pelabuhan |
| KM.Dobonsolo | Sorong → Surabaya | 17.00 WIT | 15 Sep, 01.00 WIB | 4 pelabuhan |
| KM.Lawit | Kotawaringin Barat → Surabaya | 17.00 WIB | 12 Sep, 22.00 WIB | 2 pelabuhan |
| KM.Labobar | Kab. Tual → Ambon | 21.00 WIT | 12 Sep, 19.00 WIT | 3 pelabuhan |
| KM.Sangiang | Ambon → Buru | 23.59 WIT | 12 Sep, 10.00 WIT | 2 pelabuhan |
Tipe 2.000 pax, dibangun 2002 di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman. Kapasitas 2.130 penumpang, bobot 14.685 GT, panjang 146,5 meter. Wilayah pelayaran: Sulawesi Selatan, Maluku, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara.
Datang minimal 2 jam sebelum keberangkatan, bawa KTP asli. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu.