Zankore by Indosat Kantongi Pendanaan Rp 54,6 Triliun, Bangun AI Factory 1 GW

Penulis: Mustofa Kamal  •  Jumat, 11 September 2026 | 20:33:01 WIB
Zankore by Indosat memperoleh fasilitas pinjaman USD 3,1 miliar atau sekitar Rp 54,6 triliun untuk membangun infrastruktur AI.

MALUKU — Fasilitas pinjaman senilai USD 3,1 miliar tersebut disebut sebagai salah satu pendanaan infrastruktur AI terbesar di Asia dan transaksi sindikasi pertama dengan skala sebesar ini di kawasan Asia-Pasifik. Citi bertindak sebagai penasihat utang eksklusif, sementara Citi, ING, Natixis, Qatar National Bank (QNB) Group, dan United Overseas Bank (UOB) masuk sebagai senior mandated lead arrangers, underwriters, and bookrunners.

Dana itu akan dipakai untuk pengadaan dan penerapan infrastruktur GPU NVIDIA tingkat lanjut. Perusahaan tengah membangun infrastruktur tahap awal berkapasitas 100 MW, dengan target jangka panjang hingga 1 GW melalui pengembangan bertahap.

Bukan Sekadar Bangunan Fisik

Zankore by Indosat akan membangun layanan cloud berbasis teknologi NVIDIA yang menyasar perusahaan berbasis AI, korporasi, startup, developer, hingga institusi di Indonesia dan Asia Tenggara. Platform ini memakai teknologi komputasi AI full-stack NVIDIA dan menyediakan kluster GPU berkinerja tinggi.

Kapasitas tersebut bisa dimanfaatkan mulai dari pengembangan dan fine-tuning model hingga menjalankan inferensi skala besar serta aplikasi agentic AI. Model bagi hasil dan dukungan kredit akan berjalan seiring pengembangan infrastruktur berdasarkan kebutuhan pelanggan, sehingga ekspansi kapasitas bisa mengikuti pertumbuhan permintaan tanpa membengkakkan penggunaan modal.

Target 200 MW di Paruh Pertama 2027

Rencana besar ini pertama kali diumumkan saat Zankore by Indosat diluncurkan pada 6 Agustus 2026 bersama Ooredoo Group, Indosat Ooredoo Hutchison, NVIDIA, dan Nokia. Ketika itu, Zankore menargetkan sekitar 200 MW kapasitas awal pada paruh pertama 2027 sebagai bagian dari ambisi membangun salah satu platform infrastruktur AI terbesar di Asia.

Dengan pendanaan Rp 54,6 triliun di tangan, rencana tersebut kini punya modal nyata untuk dieksekusi. Ambisi kapasitas 1 GW menunjukkan skala proyek ini jauh melampaui kapasitas awal 100 MW yang sedang dibangun.

Pandangan Indosat dan NVIDIA

Direktur dan Chairman Zankore by Indosat Vikram Sinha menyebut perkembangan AI di Indonesia dan Asia Tenggara butuh infrastruktur komputasi yang mampu menopang pertumbuhan aplikasi AI, termasuk agentic AI.

"AI menciptakan peluang yang sangat penting bagi Indonesia dan Asia Tenggara. Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar apakah kita akan mengadopsi AI, melainkan kemampuan membangun infrastruktur yang mendorong wilayah ini menjadi bagian dari masa depan AI," kata Vikram dalam keterangan tertulis Jumat (11/9/2026).

Dukungan NVIDIA, menurut Vikram, menjadi bagian penting dalam membangun fondasi komputasi AI tingkat lanjut yang dibutuhkan kawasan.

Implikasi bagi Ekosistem Digital Indonesia

Bagi Indonesia, pembangunan kapasitas komputasi di dalam negeri punya implikasi strategis. Pengembangan aplikasi AI bisa dilakukan lebih dekat dengan data, pengguna, dan kebutuhan industri lokal, alih-alih bergantung pada server di luar negeri.

Keterlibatan konsorsium bank regional dan internasional juga memperlihatkan pergeseran cara pandang. Infrastruktur AI kini dipandang sebagai kebutuhan investasi berskala besar, bukan lagi sekadar proyek teknologi. Kapasitas yang dibangun Zankore by Indosat disiapkan untuk menangkap permintaan pasar Asia Tenggara yang tengah memasuki fase pertumbuhan AI.

Bagi pelaku bisnis digital dan investor startup, proyek ini berpotensi menurunkan hambatan akses komputasi GPU di dalam negeri — faktor yang selama ini jadi kendala utama pengembangan model AI lokal. Jadwal rollout bertahap menuju 200 MW pada paruh pertama 2027 akan menjadi penanda apakah ambisi 1 GW itu berjalan sesuai peta jalan.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top