BULA — Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Indira Azis Rumalutur, menyerahkan penghargaan tersebut langsung kepada Bupati Seram Bagian Timur Fachri Husni Alkatiri. Capaian ini menempatkan SBT dalam daftar daerah di Maluku yang berstatus UHC Prioritas.
Status UHC Prioritas memberi konsekuensi konkret bagi warga. Penduduk yang didaftarkan sebagai peserta JKN bisa langsung aktif tanpa masa tunggu, sesuai ketentuan yang berlaku.
UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap penduduk memperoleh akses adil terhadap pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Indira menyebut status ini sebagai titik awal, bukan garis akhir.
"Dengan adanya status UHC Prioritas, maka ini merupakan tantangan untuk kita semua memastikan aksesibilitas layanan kesehatan di Kabupaten Seram Bagian Timur," ujarnya.
BPJS Kesehatan, kata Indira, terus mengembangkan inovasi dan memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan. Tujuannya mempermudah peserta JKN mengakses layanan.
Indira menyampaikan apresiasi kepada Bupati Fachri dan jajaran pemerintah daerah atas komitmen mendukung Program JKN. Menurutnya, capaian ini lahir dari kerja yang terukur.
"Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati dan jajaran atas kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas serta komitmen yang kuat sehingga Kabupaten Seram Bagian Timur dapat mencapai UHC Prioritas lebih cepat," kata Indira di Kantor Bupati Seram Bagian Timur.
Pencapaian SBT sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.
Bupati Fachri Husni Alkatiri menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia juga mengapresiasi BPJS Kesehatan dan mitra fasilitas kesehatan yang mendukung pelaksanaan Program JKN di daerah itu.
"UHC ini sebagai salah satu wujud kepedulian pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Karena ini adalah kebutuhan dasar masyarakat yang harus kita penuhi," kata Fachri.
Fachri berharap status UHC Prioritas dapat dipertahankan. Seluruh masyarakat Seram Bagian Timur, katanya, harus punya kesempatan setara memperoleh pelayanan kesehatan.
Keberlanjutan program ini disebutnya sebagai bagian upaya pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat pemenuhan kebutuhan dasar di bidang kesehatan.