Pencarian

BP BUMN Bidik MotoGP Perkuat Mandalika sebagai Destinasi Sport Tourism

Kamis, 08 Oktober 2026 • 13:05:00 WIB
BP BUMN Bidik MotoGP Perkuat Mandalika sebagai Destinasi Sport Tourism
Kepala BP BUMN Dony Oskaria menargetkan MotoGP memperkuat Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia.

MALUKU — Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menargetkan penyelenggaraan MotoGP Grand Prix of Indonesia memperkuat posisi Mandalika, Nusa Tenggara Barat, sebagai destinasi wisata olahraga berkelas dunia. Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 sudah mencapai sekitar 90 persen menjelang balapan di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026. Sinergi lintas lembaga pun diperkuat untuk memastikan ajang ini memberi dampak luas bagi pariwisata dan perekonomian nasional.

Paragraf pembuka: Dony Oskaria menilai penyelenggaraan MotoGP selama lima tahun terakhir telah mengubah wajah Mandalika. Kawasan di Lombok itu kini didukung semakin banyak restoran, hotel, dan konektivitas penerbangan internasional. Perubahan ekosistem tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa ajang balap motor internasional mampu menggerakkan sektor pariwisata dan industri lokal.

Antusiasme Penonton dan Penjualan Tiket

Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 telah menembus sekitar 90 persen menjelang pelaksanaan balapan. Angka itu menunjukkan minat penonton yang terus meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

Tingginya penjualan tiket sejalan dengan pandangan Dorna yang melihat Indonesia sebagai salah satu pasar terbesar MotoGP di kawasan. Populasi besar dan basis penggemar yang kuat menjadi pendorong utama pandangan tersebut.

Sinergi Lintas Lembaga

BP BUMN dan Danantara bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Keuangan, Dorna, serta InJourney terus memperkuat sinergi menjelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Kolaborasi itu diarahkan untuk memastikan ajang balap motor internasional ini memberikan dampak yang semakin luas bagi pariwisata dan perekonomian nasional.

Dony menyampaikan bahwa dampak MotoGP terhadap turisme dan industri di Mandalika sudah terlihat nyata. "Kami juga melihat, setelah lima tahun, MotoGP mempengaruhi turisme kita, industri di Mandalika. Banyak orang datang," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Kamis.

Ia menambahkan bahwa trafik di Mandalika dalam lima tahun terakhir telah berubah signifikan. "Kita melihat hasilnya, trafik di Mandalika dalam lima tahun terakhir telah berubah. Ada banyak restoran, hotel, dan juga penerbangan internasional," kata Dony.

Dampak bagi Perekonomian Nusa Tenggara Barat

Dengan semakin tingginya minat penonton dan berkembangnya ekosistem pariwisata di sekitarnya, MotoGP Mandalika diharapkan tidak hanya menjadi ajang balap internasional. Ajang ini juga diproyeksikan terus memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia sekaligus penggerak ekonomi di Nusa Tenggara Barat.

Bagi pelaku usaha lokal, gelaran tahunan ini menjadi momentum berulang untuk meraup pendapatan dari kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara. Sektor perhotelan, kuliner, dan transportasi di sekitar sirkuit menjadi pihak yang paling langsung merasakan dampaknya.

Penutup: Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 menjadi ujian bagi upaya Indonesia membangun sport tourism yang berkelanjutan. Jika ekosistem yang terbentuk lima tahun terakhir terus menguat, Mandalika berpeluang menjadi rujukan destinasi wisata olahraga di kawasan Asia Tenggara.

Follow kabarambon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks